Siaga UN

0
538

T AHUN lalu (dan tahun-tahun sebelumnya) saya hanya mendengar. Tapi tahun ini saya mengalami sendiri. Merasakan langsung apa yang dialami oleh para wali murid kelas VI SD. Mungkin juga orang tua siswa kelas IX (tiga SLTP) dan kelas XII (tiga SLTA).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ternyata memang repot sekali. Ribet. Sangat menyita waktu dan perhatian. Sedikit saja curahan perhatian berkurang, anak akan limbung. Goyah mentalnya. Dan, dampak terjeleknya, jatuh sakit. Betapa tidak enaknya menjadi anak kelas VI sekarang –juga kelas IX dan XII, barangkali. Anak saya harus masuk sekolah pukul 05.30.

Karena sekolahnya full days , jam pulangnya lebih panjang dibanding adik-adik kelasnya. Yakni, pukul 15.10. Tambahan jam awal dan akhir itu digunakan untuk les tambahan. Pengayaan materi pelajaran.

Terutama tiga pelajaran yang akan diUN-kan: matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia. Belum lagi harus mengikuti les di bimbingan belajar seperti yang dilakukan oleh anak-anak lain. Celakanya, memasuki semester II giliran dihajar jadwal tryout yang seperti tak ada habisnya.

Mulai tryout sekolah, lembaga bimbingan belajar, kecamatan, kabupaten, dan yang lainnya. Selain itu, juga harus menyiapkan diri untuk beberapa ujian. Ada ujian tengah semester (UTS), ujian umum bersama (UUB), dan UAS (ujian akhir sekolah).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last