Sikapi Sidang Budi Pego, Lintas Ormas Rakor di Polres

0
172
Loading...
Lintas Ormas hadir dalam rakor di ruangan Rupatama, Mapolres Banyuwangi, kemarin (19/9)

Harus Bisa Hormati Proses Hukum

BANYUWANGI – Menjelang pelaksanaan sidang kedua dengan terdakwa Heri Budiawan alias Budi Pego yang akan dilaksanakan Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Polres Banyuwangi langsung mengambil sikap dengan mengundang segenap perwakilan lintas ormas, kemarin (19/9).

Rapat koordinasi (rakor) yang dilaksanakan di ruang Rupatama Polres Banyuwangi itu oleh perwakilan dari Pemuda Pancasila, PCNU, Banser. Ketua Forum Suara Blambangan (Forsuba ), dan Pagar Nusa.

“Sebetulnya, kami juga mengundang dari massa yang pro Budi Pego,” ujar Kabag Ops Polres Banyuwangi, Kompol Syamsudin. Pelaksanaan rakor tersebut bertujuan untuk mempertemukan antar pihak yang pro dan kontra agar pada pelaksanaan persidangan kedua yang akan berlangsung hari ini bisa berlangsung tertib dan lancar.

“Kami imbau agar kedua belah pihak untuk sama-sama menghormati proses hukum persidangan dengan menjaga ketertiban dan kondusivitas daerah.” jelasnya. Sementara itu, Ketua Pemuda Pancasila Banyuwangi, Eko Suryono menyayangkan ketidakhadiran perwakilan Heri Budiawan alias Budi Pego dalam rapat koordinasi yang diselengarakan oleh Polres Banyuwangi tersebut.

Padahal rakor digelar untuk menjaga kondusivitas persidangan koordinator demo pengibaran spanduk mirip logo palu arit di Pengadilan Negeri (PN) yang berlangsung hari ini (20/9).

Eko mengatakan, sebelum dilaksanakannya persidangan kedua dengan terdakwa Budi Bego, Polres Banyuwangi mengajak seluruh pihak dapat menghormati jalannya proses hukum dalam kasus tersebut.

“Kami menyayangkan ketidakhadiran pihak keluarga atau kuasa hukum Budi Pego. Diajak rembuk untuk menjaga suasana persidangan agar berjalan kondusif kok malah tidak hadir,” kata Eko.

Pemuda Pancasila juga siap menjaga iklim konduslvitas daerah dalam kaitannya dengan persidangan koordinator demo, Budi Pego. Dia juga mengajak kepada seluruh elemen, baik yang pro maupun kontra terhadap kasus itu, agar bersama-sama menjunjung tinggi upaya penegakan hukum yang tengah berlangsung.

“Kami berharap semua pihak menghormati proses hukum, jangan sampai ada yang menekan anggota majelis hakim dan penegak hukum lainnya. Makanya sebelum terjadi penekanan kami antisipasi terlebih dahulu, biar tidak kecolongan,” jelasnya.

Rakor yang berlangsung di Polres Banyuwangi kemarin dipimpin oleh, Kabag Ops Kompol Syamsudin. Ketua Forum Pembela Umat Indonesia (FPUI), Kiai Abdurahman, Wakil Ketua PCNU Banyuwangi, H. Nanang Nur Achmadi, dan Ketua Forum Suara Blambangan (Forsuba), Abdillah Rafsanjani. (radar)

Loading...