Sisi Pantai JLT Butuh Rp 10 M

0
514
MANDEK: Ruas Jalan Lintas Timur di Kelurahan Kampung Mandar, Banyuwangi, kemarin.
BANYUWANGI  – Pembangunan Jalan Lintas Timur (JLT) Banyuwangi masih belum tuntas hingga kemarin (14/3). Demi menuntaskan proyek jalan tersebut, Pemkab Banyuwangi sedang berjuang keras untuk mendapatkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Untuk menghubungkan Kelura-han Mandar dan Kelurahan Lateng, JLT masih terputus sekitar 300 meter. Jalur yang putus sepanjang 300 meter itu tidak bisa disambung begitu saja, karena melintasi bibir pantai. Untuk menghubungkan jalan tersebut, perlu melanjutkan pembangunan tangkis dari Kelurahan Mandar ke Lateng sepanjang 300 meter.

Loading...

Untuk membangun tangkis laut sepanjang 300 meter itu dibutuhkan dana sekitar Rp 10 miliar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Banyuwangi, Guntur Priambodo menjelaskan,  anggaran Rp 10 miliar itu tidak untuk pembangunan tangkis saja. Dana tersebut juga digunakan untuk menguruk dan memadatkan jalur sepanjang 300 meter tersebut.

“Tangkis 300 meter itu akan menghubungkan jalan dari Kelurahan Mandar hingga belakang Mirah Fantasia di Kelurahan Lateng,” tegas Guntur. Perhitungan sementara, sebelum adanya kenaikan BBM, lanjut Guntur, dibutuhkan anggaran Rp 10 miliar untuk menyelesaikan pembangunan tangkis sepanjang 300 meter tersebut. Pihaknya sedang berjuang keras untuk mendapatkan dana APBN 2012.

Anggaran APBN untuk alokasi pembangunan tangkis tersedia dalam APBN 2012.  Hanya, Guntur belum memastikan apakah dana Rp 10 miliar itu bisa cair pada tahun 2012 ini ataukah tidak. “Saya belum bisa memastikan, karena dana belum masuk kas daerah. Mohon doa seluruh rakyat Banyuwangi, mudah-mudahan dana APBN itu segera mengucur ke Banyuwangi,” harapnya. (radar)