Siswa Praktek Bikin Ketupat Lebaran

0
278

siswaGAMBIRAN – Ruang lingkup mata pelajaran seni budaya dan keterampilan meliputi beberapa aspek. Salah satunya adalah bahwa keterampilan mencakup segala kecapakapan hidup (life skills) yang meliputi keterampilan personal, ketrampilan sosial,dan masih ada keterampilan-ketrampilan lain. Sedangkan latar belakang pendidikan seni budaya dan keterampilan memiliki sifat multi guna, di antaranya multicultural.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Makna seni budaya dan keterampilan di sini adalah menumbuh kembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadapa beragam budaya Nusantara. Berangkat dari hal-hal tersebut di atas, maka di SD Negeri 1 Yosomulyo Kecamatan Gambiran saat ujian praktik kelas 6. Standar kompetensi yang dipilih adalah tentang “Karya Kerajinan“ dengan kompetensi dasar “Kerajinan Anyaman“. 

 Indikatornya adalah agar siswa dapat menganyam ketupat dengan bahan janur alias daun kelapa muda. Ketupat adalah salah satu jenis pilihan makanan yang telah mengakar di masyarakat utamanya pada saat perayaan tertentu, misalnya tradisi Kupatan pada hari raya Idul Fitri. Untuk membuat anyaman berbentuk ketupat dari bahan dasar janur tersebut bukan hal mudah, membutuhkan latihan dan bimbingan dari orang yang sudah berpengalaman.

Guru kelas 6 SDN 1 Yosomulyo, Suyati, dengan sabar telaten mendampingi langsung anak-anak untuk membuat anyaman ketupat. Para siswa menyambut dengan antusias. Tujuan dan konsep dasar yang ingin dicapai adalah menanamkan sikap ulet, telaten,teliti, sabar, dan disiplin untuk menimbulkan rasa bangga dan menghargai sebuah karya. “Siswa adalah tunas bangsa yang memerlukan arahan untuk lebih mengenal budaya, adat-istiadat di daerah tempat mereka tinggal,” ujar Kepala SD Negeri 1 Yosomulyo Ririh Kartini Asih, M.Pd. (radar)

Loading...