Siswa SMP Muncar Kesurupan Masal

0
417

siswaMUNCAR – Upacara bendera yang rutin di gelar setiap Senin pagi di halaman SMP 17 Agustus 1945 Muncar berubah histeris kemarin. Puluhan siswa yang sedang mengikuti upacara itu tiba-tiba ambruk dan kesurupan. Mulanya siswa yang kesurupan hanya beberapa saja. Tapi tidak lama, sejumlah siswa lain juga ikut kesurupan. “Banyak siswa yang kesurupan, sekolah jadi ramai sekali,” terang Sudarmin, 51, salah seorang tukang bengkel yang mangkal di depan sekolah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Saat beberapa siswa mengalami kesurupan, terang dia, siswa lain oleh para guru diminta berkumpul ke RTH Blambangan yang berada tidak jauh dari sekolah. “Yang tidak kesurupan dikumpulkan ke RTH, tapi siswa yang dikumpulkan itu malah ikut kesurupan,” ungkapnya. Salah seorang guru SMP 17 Agustus 1945, Darmaji, 58, mengatakan kesurupan itu disebabkan karena para siswa membuat keramaian di beberapa tempat yang diyakini ada penunggunya. 

“Anak-anak ramai di tempat tenis meja, karena di daerah itu ada penunggu,” katanya. Sementara itu, banyak siswa yang kesurupan itu akhirnya sekolah memutuskan untuk memulangkan siswa lebih awal. Sedang para guru, langsung menggelar rapat. “Anak-anak untuk sementara belajar di rumah,” cetus kepala sekolah (Kasek) SMP 17 Agustus 1945 Muncar, Edy Prasetyo. Kasek mengakui saat upacara Senin pagi, sejumlah siswa mengalami kesurupan.

Siswa yang kesurupan itu, juga terjadi pada Sabtu malam (13/9) saat ada perkemahan di sekolah. “Saat amanat pembina upacara, ada siswa yang kesurupan, terus dibawa ke UKS,” terangnya.Pada Jawa Pos Radar Banyuwangi, kasek menyampaikan siswa yang kesurupan itu sebenarnya tidak banyak. Dari data yang ada, jumlahnya hanya sekitar sembilan siswa. “Kita sudah mendatangkan paranormal untuk pencegahannya,” katanya. (radar)

Loading...