SMAN 1 Genteng Borong Juara OMI

0
523
HARUMKAN SEKOLAH: Para pemenang OMI foto bersama Kepala SMAN 1 Genteng Mujib dan dewan guru kemarin.
HARUMKAN SEKOLAH: Para pemenang OMI foto bersama Kepala SMAN 1 Genteng Mujib dan dewan guru kemarin.

GENTENG – Untuk kesekian kalinya, siswa-siswi SMAN I Genteng kembali mengukir prestasi gemilang. Kali ini memborong juara olimpiade matematika integral (OMI) se-Eks Keresidenan Besuki dan Lumajang. Dari enam siswa SMAN I Genteng yang berhasil lolos ke babak fi nal, lima di antaranya meraih juara satu, dua, dan tiga.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Selain itu, juara harapan satu dan juara harapan dua juga berhasil disabet siswa SMAN I Genteng. Kelima siswa SMAN I Genteng tersebut adalah Sultanto Hermawan (juara I), Arina Desi (juara II), dan Ridho Ardia Rahman (juara III). Sedang juara harapan satu diraih Yulia Erna Sari dan juara harapan dua Sofi Aliyatul Himma. Kepala SMAN I Genteng, H. Mujib, S.Pd mengatakan, awanya adal 14 siswa yang dia kirim untuk mengikuti OMI.

Loading...

Namun yang berhasil lolos ke babak semi fi nal ada 11 siswa. “Sedang pada babak final ada enam siswa yang lolos, dan dari sepuluh besar yang diperebutkan, juara satu sampai tiga serta juara harapan satu dan juara harapan dua berhasil direbut siswa SMAN I Genteng,” beber Mujib. Selain berhasil merebut juara OMI, sebelumnya salah satu siswi SMAN I Genteng, Monica Fanani juga berhasil meraih juara harapan tiga dalam lomba non-akademik menyanyi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Pariwisata Banyuwangi.

Mujib menjelaskan, prestasi ini diharapkan bisa menjadikan SMAN I Genteng sebagai sekolah yang unggul dalam bidang akademik dan non-akademik. “Melalui kerja keras siswa dan guru pembina, akhirnya membuahkan hasil prestasi yang patut kita banggakan,” tandas Mujib. Sementara itu, keberhasilan Sultanto meraih juara satu OMI untuk kali kedua. Tahun lalu dia juga meraih juara satu. Apa resepnya? Sultanto mengaku rutin belajar setiap bangun pada jam tiga pagi. “Selain itu juga ikut study club di sekolah,” tuturnya. (radar)