SMKN 1 Banyuwangi Raih NUN Terbaik Jatim

  • Bagikan

BANYUWANGI – Ujian nasional (unas) sudah biasa dilakukan. Namun bagi SMK Negeri 1 Banyuwangi, unas tahun ini luar biasa. Betapa tidak, jika pada tiga tahun terakhir berturut-turut hanya meraih nilai tertinggi secara komulatif di tingkat kabupaten, pada tahun ini meraih nilai NUN peringkat 1 tingkat Jawa Timur. Bahkan, masuk 10 besar tingkat nasional. Hal ini merupakan lompatan prestasi yang luar biasa.

NUN tertinggi tersebut diraih oleh Karinatul Aini, kelas XII Akuntansi dengan total nilai 38,75 dari empat mata pelajaran yang diujikan secara nasional pada tahun ini. Tidak ada nilai yang kurang dari 9. Bahkan, untuk matematika memperoleh nilai 10. Karinatul Aini yang kesehariannya berpenampilan sederhana, ternyata mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa.

Ketika ditanya, apa rahasia di balik prestasi emas itu? Dengan lugas dia menjawab, bahwa keberhasilan itu diraihnya berkat do’a dan ketekunannya dalam belajar, didukung sarana danfasilitas sekolah yang memadai, guru yang berkualitas serta suasana belajar di sekolah yang kondusif. Hal itu ditegaskan pula oleh pihak manajemen sekolah.

Drs. Maulana Karimullah, MM, selaku Kepala SMK Negeri 1 Banyuwangi menyatakan, “Prestasi yang kami raih saat ini merupakan buah dari perjuangan yang panjang dari tim manajemen dan semua komponen terkait, serta dukungan dari berbagai pihak, utamanya pemerintah dan orang tua,” kata Maulana Karimullah.

SMK Negeri 1 Banyuwangi yang telah menerapkan Sistem Manajemen Mutu Internasional ISO 9001:2008 sejak tahun 2008, terakreditasi A untuk semua Kompetensi keahliandan berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), terus berbenah diri dalam segala aspek. Mulai dari penyusunan program (Renstra, Renop dan rencana kegiatan), penyiapan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas SDM, sistem penerimaansiswabaru, hingga peningkatan kualitas kegiatan belajar mengajar.

Semua ruang teori dan praktikum telah dilengkapi dengan LCD projector. Fasilitas pendukung lainnya seperti akses internet gratis untuk guru dan siswa, modul elektronik, system penerimaan siswa baru online dengan tes khusus di samping skor nilai unas, penajaman kurikulum dan pemberian jam belajar tambahan untuk mata pelajaran unas.

Hal yang tidak boleh lengah dalam pantauan manajemen sekolah adalah kualitas pembelajaran. “Untuk yang satu ini kami tidak bisa main-main. Setiap saat terus kami pantau. Bagi kami kualitas pembelajaran merupakan hal paling urgen, posisinya harus di atas segala-galanya,” tutur kasek.

Saat ini SMK Negeri 1 Banyuwangi memiliki siswa sebanyak 1315 orang, yang terdiri dari 42 rombongan belajar dan 7 kompetensi keahlian meliputi Administrasi Perkantoran, Akuntansi, Pemasaran, Rekayasa Perangkat Lunak, Multimedia, Teknik Komputer dan Jaringan serta Akomodasi Perhotelan. Jumlah guru sebanyak 86 orang terdiri atas 65 guru berpen- didikan S1 dan 21 orang berpendidikan S2. (radar)

Kata kunci yang digunakan :

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: