SMKN 1 Banyuwangi Wakili Adiwiyata Jatim

  • Bagikan
APRESIASI: Plt Kepala BLH Husnul Chotimah menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala SMKN 1 Banyuwangi, Karimullah saat upacara bendera, Senin (26/3).

BANYUWANGI-Upacara rutin yang digelar di SMKN 1 Banyuwangi, Senin (26/3) lalu agak berbeda.

Acara di halaman belakang sekolah, itu tak hanya dihadiri seluruh keluarga
besar SMKN 1 Banyuwangi.

Pagi itu, inspektur upacaranya adalah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Banyuwangi Husnul Chotimah.
Kehadiran Plt Kepala BLH Husnul Chotimah di tengah-tengah keluarga besar SMKN 1 Banyuwangi itu sebagai bentuk apresiasi khusus. Pasalnya, sekolah itu telah berhasil menjadi wakil bagi Kabupaten Banyuwangi dalam lomba Adiwiyata tingkat provinsi. Rencananya, penilaian dilakukan April nanti.

Dalam sambutannya, Husnul mengungkapkan, SMKN 1 Banyuwangi adalah perwakilan yang lolos seleksi mengikuti lomba Adiwiyata Provinsi Jawa Timur. Sekolah itu lolos setelah dinilai lebih dahulu oleh tim penilai Adiwiyata Kabupaten Banyuwangi.

“Tim Adiwiyata Kabupaten Banyuwangi terdiri dari berbagai unsur, yang meliputi Dinas Pendidikan, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), media massa, dan BLH Kabupaten Banyuwangi,’’ sebut Husnul. Menurut Husnul, ada beberapa komponen kriteria penilaian sekolah Adiwiyata.

Komponennya meliputi kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksaaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis parsitipatif, dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan. Kriteria penilaian Adiwiyata sangat kompleks.

Sekolah harus benar-benar mampu menerapkan dan menyerap kriteria, yang telah ditentukan dan diterapkan di lingkungan sekolahnya dengan baik dan benar. “Sekolah dituntut untuk mengetahui sejauh mana muatan lokal tentang Adiwiyata. Sedangkan untuk sumber daya manusia, para guru dituntut untuk berperan aktif memberikan arahan kepada siswa tentang Adiwiyata,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Husnul mengajak semua keluarga besar SMKN 1 Banyuwangi untuk tidak menyianyiakan alam sekitar, agar terjaga kelangsungannya dengan baik. “Mari kita jaga dan lestarikan agar lingkungan sekolah kita tertata menjadi lebih bersih, indah, dan berseri,” ajaknya.

Setelah upacara selesai, Husnul berkesempatan memberikan paparan sosialisasi Adiwiyata dan back to natural. Sosialisasi itu dihadiri seluruh tenaga pendidik, serta petugas kebersihan dan pengelola kantin di lingkungan sekolah. (radar)

Kata kunci yang digunakan :

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: