Srawet Bisa jadi Tempat Singgah

0
633

jelajahPosisinya Strategis di Jalur Pulau Merah
BANGOREJO – Gunung Srawet yang berada di wilayah Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, sebenarnya memiliki potensi wisata yang tinggi. Sayang, sampai saat ini kawasan itu belum dikembangkan secara maksimal.

Saat musim liburan, pengunjung sebenarya banyak yang berdatangan. Tapi, karena tidak dikelola dengan baik para pengunjung jadi enggan datang. “Gunung Srawet itu tanahnya milik negara jadi kita tidak bisa maksimal mengelolanya,” dalih Kepala Desa (Kades) Kebon dalem, ikhsan. Gunung srawet itu termasuk tempat bersejarah.

Di tempat itu ada gua yang dulu sering dibuat untuk tempat bersembunyi penjajah jepang. Selain itu, kini ada Pura Kahyangan jagay Sunyaloka yang banyak didatangi umat hindu untuk sembahyang. Pemerintah desa, terang Kades Iksan, sebenarya berkeinginan membuat terobosan di lokasi tersebut. Tapi, saat koordinasi dengan Pemkab Banyuwangi, ternyata kurang mendapat dukungan.

“Pemkab keberatan karena juga ingin mengrusi,” ujarya. Sampai saat ini, jelas Ikhsan, Gunung Srawet, ini hanya dijadikan lokasi kegiatan tertentu, seperti Arung Kanal dan lintas Gunung Srawet. Padahal, dirinya berharap ada investor yang bisa melihat potensi yang dimiliki gunung tersebut. “Saat ini (agendanya, Red) masih Lintas Sumut itu saja,” cetusnya.

Dia berharap, posisi Gunung Srawet yang berada di jalur ke Pantai Pulau merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, bisa dikelola dan dapat menjadi tempat persinggahan. “Akan ke Pulau merah bisa mampir di Gunung Srawet,” ujarnya. Sementara itu, Slamet, 60, warga Dusun Sendangrejo, Desa Kebondalem. mengatakan saat ini Gunung srawet masih sering dikunjungi oleh para pelajar maupun pencinta alam.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
PLN Jamin Pasokan Listrik, Triangle Diamond Pariwisata Banyuwangi Makin Memikat