Sulap Manggar Kelapa Jadi Replika Kalpataru

0
1980
Ilham wahyudi (kiri) memberikan intruksi pada pekerja untuk mengecat replika piala Kalpataru yang terbuat dari manggar kelapa, Minggu malam (27-8).
Ilham wahyudi (kiri) memberikan intruksi pada pekerja untuk mengecat replika piala Kalpataru yang terbuat dari manggar kelapa, Minggu malam (27-8).

POTONGAN kayu kelapa kering dan bilah bambu masih berserakan di tanah bersama dengan sejumlah alat pertukangan lainnya seperti gergaji, parang, kawat, dan pelat. Angin malam berembus cukup dingin menembus pori.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kondisi ini seolah tak dihiraukan sejumlah pekerja di tengah kegelapan malam. Hanya dengan penerangan lampu seadanya, para pekerja terus menyatukan potongan kayu dan bilah bambu yang dirangkai menggunakan paku dan kawat sebagai pengait.

Dengan penuh ketelitian dan kesabaran, ilham Wahyudi bersama para pekerja Bayu Bachtiar dan Nursalam bekerja mendekorasi hiasan untuk pawai karnaval. Hanya dalam hitungan jam, rancangan dari kayu dan bilah bambu mulai berbentuk menyerupai sebuah pola persegi panjang. Namun masih belum jelas, akan dibuat pola apa.

Perlahan tapi pasti, dengan penuh kesabaran, Ilham dibantu dua pekerja terus mengerjakan dan menyulap bilah bambu dan kayu itu menjadi sebuah bentuk hiasan. Usai ragangan kayu dan bambu terbentuk kubus, pada bagian luar dilapisi plastik bening mirip sebuah aquarium.

Hanya saja pada bagian dalamnya masih belum jelas akan diisi apa, ilham mulai mengambil manggar kelapa yang sudah kering. Beberapa manggar kelapa disatukan menggunakan kertas koran.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last