Sumbang Devisa Rp 40 M

0
449
LEBAR: Bupati Anas memanen tembakau di Desa Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo, Sabtu sore lalu (23/6).

Lahan Tembakau Naik Menjadi 1.300 Ha


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

WONGSOREJO – Lahan ta naman tembakau meningkat di Banyuwangi tahun ini. Tahun lalu, luas produksi tembakau ha nya sekitar 1.200 hektare (ha). Namun tahun ini, lahan tem bakau meningkat menjadi 1.300 ha. Meningkatnya luas produksi ta naman tembakau itu di picu membaiknya harga tem bakau ta hun 2011 lalu.

Saat itu, produksi tembakau Banyuwangi ter serap pasar sekitar Rp 3.300 per kilogram. “Stabilnya harga tem bakau memicu meningkatnya pro duksi,” ujar Ketua Asosiasi Pe tani Tem bakau Indonesia (APTI) Banyuwangi, Sujianto saat pa nen tembakau kasturi di Desa Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo Sabtu lalu (23/6).

Dari 1.300 ha lahan tembakau di Banyuwangi, sebagian besar berada di Kecamatan Wong sorejo yakni sekitar 1.017 ha. “Se dangkan sisanya, berlokasi di Banyuwangi selatan,” ujar Sujianto. Dalam panen raya tembakau itu, Bupati Abdullah Azwar Anas, Kapolres AKBP Nanang Mas budi, Dandim 0825 Letkol Mu slimin Fasya ikut turun ke kebun tembakau.

Loading...

Bupati Anas mengaku bangga dengan warga Kecamatan Wongsorejo. Walau ditengah keterbatasan air, namun petani Wongsorejo mampu berinovasi untuk memproduksi tembakau yang berkualitas. Keberhasilan berinovasi petani Wongsorejo itu sebagai buk ti bahwa petani tidak begitu saja menyerah pada keadaan alam.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2