Tahun Depan Usung Tema Sritanjung-Sidopekso

0
1049

BANYUWANGl-Pagelaran Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) dengan tema The Usingnese Royal Wedding sabtu kemarin (17/10) belangsung sukses. Suguhan busana pengantin asli Banyuwangi manrpu membuat seluruh penonton terpukau.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Antusias penonton juga cenderung meninglcat dari tahun ke tahun, baik penonton dalam negeri maupun luar negeri. Suksesnya perhelatan BEC dari tahun ke tahun ini membuat panitia berniat akan terus menggelar BEC di setiap tahunnya.

Nah, untuk tahun depan, masyarakat dipastikan tetap akan menyaksikan BEC yang ke-6.  Tema yang diusung dalam BEC tahun depan telah ditentukan oleh pihak panitia, yakni mengusung tema The legend of Sritanjung-Sidopekso.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, M Yanuarta Bramuda mengatakan, tema tersebut diambil dari cerita rakyat (legenda) akan lahirnya nama Banyuwangi ini yang menjadi nama kota di ujung timur Pulau Jawa ini.

Dalam legenda tersebut, Sidopekso dan Sritanjung adalah tokoh utama dalam sebuah legenda lahirnya nama nama Banyuwangi tersebut. Bram sedikit menceritakan tentang legenda Sidopekso dan Sritanjung ini sehingga lahirlah nama Banyuwangi.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last