Tarif Feri Turun Rp 500

0
500

turun-ongkosBerlaku mulai 15 April Dini Hari Kemarin

KALIPURO – Tarif penyeberangan kapal feri rute Ketapang-Gilimanuk mengalami penurunan. Penurunan tarif itu berlaku untuk semua golongan kendaraan dan mulai berlaku sejak pukul 00.00 Rabu (15/4) kemarin. Penurunan tarif penyeberangan itu karena harga bahan bakar minyak (BBM), yaitu solar, mengalami penurunan harga. Plt. General Manajer (GM) PT. Indonesia Ferry (Persero) ASDP Ketapang, Saharuddin Koto, membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, penurunan tarif penyebrangan tersebut berdasar instruksi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 63 Tahun 2015 tanggal 26 Maret 2015 bahwa sejak pukul 00.00 tanggal 15 April 2015 penyesuaian tarif penyeberangan mulai diberlakukan. Iya, penyesuaian tarif berlaku untuk semua golongan kendaraan,” kata Saharuddin kepada jawa Pos Radar Banywangi kemarin. Dia menambahkan, penurunan tarif penyeberangan yang berlaku untuk semua golongan itu bervariasi.

Ada yang mulai dari Rp 500 sampai Rp 10.000. Namun, pihaknya merata-rata penurunan tarif tiket kendaraan yang menyeberang itu mulai Rp 1.000 sampai Rp 1.500. “Tapi kalau kita rata-rata dari ke-13 golongan, tarifnya mengalami penurunan mulai Rp 1.000 sampai Rp 1500,” terang pejabat pelabuhan kelahiran Padang itu. Penurunan terbanyak terjadi pada kendaraan barang yang memiliki panjang lebih dari 16 meter dari Rp 1.120.000 menjadi Rp 1.104.000.

Sedangkan penurunan tarif terendah adalah golongan penumpang dan kendaraan roda dua. Penurunan hanya Rp 500. “Penumpang dewasa dan anak-anak turun Rp 500. Sepeda dayung dan kendaraan roda dua di bawah 500 cc juga hanya turun Rp 500,” tambah Saharuddin. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, penurunan tarif yang tidak terlalu banyak itu mendapat tanggapan beragam dari para pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan ASDP Ketapang.

Baca :
Amankan Operasi Ketupat, Kerahkan 889 Personel

Menurut salah satu penumpang, penurunan yang hanya sekitar Rp 500 tersebut dirasa sangat tanggung. Para penumpang berharap penurunan harga bisa ditambah lagi. “Iya, baru tahu ini tarif turun, tapi cuma Rp 500. Kalau turun sekalian Rp 1.000 biar kembaliannya nggak repot,” ujar Imam, 20, pengendara motor asal Negara, Bali, yang baru saja membeli tiket di loket Pelabuhan ASDP Ketapang. (radar)