Tasyakuran Atas Gelar Anugerah Pahlawan Nasional KHR As’ad Syamsul Arifin

0
612

tokoh-senior-iksass-banyuwangi-h-ikrom-hasan-menceritakan-sekilas-tentang-keteladanan-almarhum-khr-asad-syamsul-arifin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

ROGOJAMPI – Ikatan Santri Salafiyah Syafiiyah Sukorejo (IKSASS) Rayon Banyuwangi, menggelar doa bersama dan  tasyakuran atas dikukuhkannya almarhum   KHR. As’ad Syamsul Arifin sebagai Pahlawan Nasional di Masjid Besar Baiturrohiem,  Kecamatan Rogojampi, kemarin (11/11).

Acara doa dan pembacaan tahlil yang di pimpin Kiai Husaini Hafidz berlangsung khidmad, dengan diikuti oleh ratusan  alumni santri se-Banyuwangi. “ Kita semua bersyukur setelah sekian lama, guru kami  Kiai As’ad Syamsul Arifin akhirnya dikukuhkan sebagai pahlawan nasional,” ujar salah  satu alumni senior santri, H Ikrom Hasan.

Menurut Ikrom, selama menimba ilmu di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, dan sebagai alumni, dirinya mengenal sosok Kiai As’ad adalah figur yang penuh teladan. Dari sisi perjuangan, Kiai As’ad terkenal gigih dan pemberani.

Loading...

Selain KH Hasyim Asyari, tokoh lain yang ikut berperan menggerakkan rakyat dan santri kala itu adalah KHR As’ad Syamsul Arifin, ulama muda pemimpin Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Situbondo. “Kiai As’ad adalah  salah satu ulama yang menjadi peserta  pada pertemuan PBNU di Surabaya, 22  Oktober 1945, dan pertemuan itu kemudian  menghasilkan Resolusi Jihad yang berisi  lima poin terkait kewajiban umat Islam, khususnya warga NU untuk berperang  melawan penjajah sebagai “fardlu ain”  (kewajiban setiap individu),” ujarnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last