Tekan Penyebaran Corona, Banyuwangi Pantau Warga dan Pendatang dari Luar Daerah

0
283
Foto: banyuwangikab

BANYUWANGI – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banyuwangi mengoptimalkan peran garda terdepan di tingkat desa dan kelurahan untuk melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari banyuwangikab.go.id, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), bersama kepala desa atau lurah dan Puskesmas diajak untuk mendata seluruh warga yang baru datang dari luar kota dan luar negeri.

“Pemerintah desa/kelurahan dan Puskesmas bareng Babinsa dan Bhabinkamtimbas akan lebih aktif melakukan pendataan warga. Bagi mereka yang baru datang dari negeri/kota yang telah terjangkit, maka masuk OTG (Orang Tanpa Gejala),” ujar Bupati Anas seusai bertemu jajaran Forkopimda, Selasa (31/3/2020). 

Bupati Anas mengatakan, warga yang baru datang dari perantauan bakal diperiksa suhu tubuh oleh petugas kesehatan dan pendataan informasi lokasi perantauan. Selanjutnya, akan diadakan karantina mandiri bagi perantau yang datang dari wilayah zona merah. 

“Para perantau harus lapor ke RT/RW, dan kalau ada gejala maka wajib lapor dulu ke puskesmas dan akan dipantau terus. Mereka juga wajib melakukan karantina diri selama 14 hari, tidak boleh menolak. Masyarakat yang nantinya akan melakukan pengawasan, ” tegas Bupati Anas.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last