Tempuh Rute 4 Km Sambil Gendong Anak 4 Tahun

BERUNTUNG: Emi Pratiwi menembus kerumunan sambil membawa kupon Mlaku Bareng di depan Gesibu Blambangan Minggu pagi.
BERUNTUNG: Emi Pratiwi menembus kerumunan sambil membawa kupon Mlaku Bareng di depan Gesibu Blambangan Minggu pagi.

Emi Pratiwi, 25, warga Gang Ternate, Kelurahan Lateng, ini sungguh beruntung.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dia termasuk satu dari empat peraih hadiah utama motor Honda dalam Mlaku Bareng Pakde Karwo dan Gus Ipul Minggu lalu.

USAI mengaduk puluhan ribu kupon, Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, menarik selembar kupon. Kemudian, pejabat yang akrab disapa Gus Ipul itu membacakan nomor seri di kupon tersebut.

Disaksikan Bupati Abdullah Azwar Anas, Wabup Yusuf Widyatmoko, dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Gus Ipul membaca berulang-ulang angka di kupon tersebut.

Nah, tiba-tiba seorang perempuan muda berjalan bergegas membelah kerumunan massa di sisi timur pentas. Sambil berteriak dan mengangkat tangan, perempuan itu naik ke pentas trailer untuk mencocokkan nomor yang disebutkan Gus Ipul. Memang benar, angka dalam tiket tersebut sama persis dengan apa yang disampaikan Gus Ipul.

Jadi, perempuan muda tersebut berhak atas hadiah utama berupa sepeda motor Honda Revo. Tentu saja, hadiah yang tidak disangka tersebut membuat karyawati Giant Hypermart Banyuwangi itu semringah bukan main.

Saking senangnya, dia terlihat susah menyampaikan kata-kata atas apa yang baru saja dia alami Beberapa kali dia terlihat gugup. Ucapan yang dikatakan juga terbata-bata. Selain itu, napas ibu beranak satu tersebut juga sesekali tersengal. “Kayak nggak percaya, seperti mimpi saja,” katanya kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Menurut Emi, tidak pernah tersirat dalam benaknya akan mendapatkan hadiah spesial tersebut. Dia juga mengaku tidak mempunyai firasat sama sekali menjelang pengundian.

“Saya tak punya firasat apa-apa. Tadi malam saya juga nggak mimpi apa-apa,” jelas alumnus SMAN 1 Giri tahun 2005 itu. Hanya, lanjut dia, kegiatan mlaku bareng yang dia ikuti kali ini terasa melelahkan.

Sebab, dia harus menggendong anak semata wayangnya mulai start hingga fi nis sejauh 4 kilometer. ‘’Sekarang lebih berat dibanding mlaku bareng tahun dulu, karena tadi saya menggendong anak.

Umur anak saya sudah empat tahun,” jelasnya. Meski sangat berat, dia tetap berusaha mencapai finis. Toh, jalan kaki juga menyehatkan badan. Dengan mengajak buah hati, jalan sehat menjadi lebih menyenangkan. ’’Ya, begitulah.

Rasanya sangat senang sekali. Rasa capai hilang semua setelah dapat hadiah ini,” terangnya. Emi mengaku, sudah lama dirinya ingin memiliki sepeda motor. Hanya, keterbatasan biaya menyebabkan niatnya tersebut belum terwujud.

Padahal, dalam waktu dekat dirinya sudah harus pindah kerja ke Kecamatan Genteng. “Mau beli motor gak ada uang. Syukur sekali saya dapat sepeda motor ini. Ini saya butuhkan karena sebentar lagi saya di-rolling di Kecamatan Genteng,” kata ibunda Sofi a Izmi Pradita itu.

Atas hadiah tersebut, Emi merasa itu karunia Tuhan Yang Maha esa. Sebab hadiah sepeda motor tersebut sangat berguna baginya untuk mengais rezeki. “Ingin beli tak cukup uang, dan dapat sepeda motor dengan cuma-cuma,’’ jelasnya.

Anak pasangan Budi Santoso dan Asianik itu mengaku, awalnya sempat tidak yakin saat nomor kuponnya dibaca Gus Ipul. Namun, setelah diteliti dengan seksama, dia langsung berdiri. “Saya duduk-duduk di sana di bawah pohon.

Saya sempat tak yakin sama sekali. Saya juga bingung karena bawa kupon lima lembar,” katanya. Emi berjanji akan menggunakan sepeda motor tersebut sebaik-baiknya.

Sebab, sepeda motor tersebut kelak bisa mempermudah dirinya mencari rezeki demi kelangsungan kebutuhan sang anak. “Mungkin ini memang sudah rezeki anak saya,” ujarnya. (Radar)