Terima Gadai tanpa Motor

0
1310
KORBAN PENIPUAN: Ahmad Yani, saat melapor ke Mapol sek Muncar, kemarin.
KORBAN PENIPUAN: Ahmad Yani, saat melapor ke Mapol sek Muncar, kemarin.

MUNCAR – Alih-alih ingin menolong seseorang, tapi malah berujung sial. Setidaknya itu kalimat yang pantas dialamatkan kepada Ahmad Yani, 30, warga Dusun Kedungdandang, Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ceritanya, korban menerima tawaran gadai sepeda motor dari seseorang. Tawaran itu disampaikan di sebuah bengkel di Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, kemarin pagi.

Dalam tatap muka itu, si pelaku berinisial AG hendak menggadaikan sepeda motor merek Honda Beat warna putih. Harga gadai disepakati Rp 2 juta. Setelah deal, korban mengajak pelaku mengambil uang di rumahnya.

Loading...

Di rumah itu, korban memberikan uang Rp 900 ribu. Meski sudah membayar, tapi pelaku tidak bisa menunjukkan surat sepeda motornya. Alasannya, Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB) tertinggal di rumah. Untuk itu, tersangka mengajak korban mengambil surat tersebut di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Tetapi, setiba di rumahnya, korban justru ditinggal begitu saja oleh pelaku. Setelah ditelusuri, ternyata rumah yang dimaksud adalah rumah kosong. “Saya ditinggal. Katanya mau ambil kunci rumah, tapi dia tidak kembali lagi,” katanya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2