Terpaksa Memotong 6 Pohon

0
406
BERKABUT: Pekerja meratakan tanah di lokasi proyek pengeprasan tanjakan menikung letter “S” di Erekerek, lereng Gunung Ijen, beberapa hari lalu.
BERKABUT: Pekerja meratakan tanah di lokasi proyek pengeprasan tanjakan menikung letter “S” di Erekerek, lereng Gunung Ijen, beberapa hari lalu.

LICIN – Perbaikan ruas jalan jurusan Banyuwangi-Bondowoso di tikungan letter “S” bukit Erek-erek yang sempat mengalami kendala lantaran melintasi lahan milik Perhutani kini mulai ada titik terang.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Itu terungkap saat rombongan Komisi IV DPRD yang dipimpin langsung sang ketua komisi, Zainal Arifin Salam, mengadakan tinjau lapangan ke lokasi pembangunan jalan tersebut Senin lalu (24/9).

Menurut Arifin, saat melakukan tinjauan lapangan, pihaknya mendapati bahwa pembangunan jalan tersebut memang harus ada pengeprasan jalan sekitar 30 persen dari total ketinggian tanjakan.

Namun begitu, pembangunan tersebut mengalami kendala lantaran harus diikuti penebangan enam pohon. Pohon ter sebut tumbuh di atas lahan mi lik Perhutani. Untuk menebang enam pohon tersebut, tentu harus ada proses yang dilalui, di antaranya mengajukan izin kepada pihak Perhutani.

Loading...

“Saat ini, proses itu sudah dilaksanakan. Dinas PU (Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang, Red) sudah mengajukan izin ke Perhutani. Izin tersebut lantas dikirim ke pusat,” ujar Arif n.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last