TKI Asal Siliragung Meninggal di Malaysia

  • Bagikan
Foto: Radar Banyuwangi – Jawa Pos

BANYUWANGI – Satu lagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Banyuwangi meninggal di negara tempatnya bekerja. Kali ini, yang meninggal itu Eti Niri (49) warga Dusun Sumberurip, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi.

Dilansir dari Radar Banyuwangi – Jawa Pos, Eti yang selama ini bekerja sebagai kuli bangunan di Malaysia itu, jenazahnya tiba di kampung halaman dengan diatar dengan mobil ambulans milik Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Surabaya, Rabu (24/6/2020) kemarin.

Kepala Desa (Kades) Barurejo, Ahmad Zaenuri mengatakan jenazah diterima oleh keluarga di kantor desa. Sebenarnya, korban ini warga Kabupaten Probolinggo. Tapi, alamat yang tertera di paspor ikut menantunya di Banyuwangi.

“Jenazah dipulangkan dulu ke Banyuwangi, lalu diantar ke Probolinggo,” ujarnya.

Zaenuri menjelaskan, sebelum berangkat ke Negara Malaysia, Eti ini lama tinggal dengan anaknya di Desa Barurejo. Selanjutnya, Eti berangkat bekerja di Malaysia menggunakan alamat tempat tinggal anaknya.

“Di kantor desa hanya proses penyerahan jenazah saja,” terangnya.

Sementara itu, Koordinator Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Muhammad Koim mengatakan korban meninggal karena menderita penyakit kencing manis dan ginjal. Ia bekerja sebagai kuli bangunan.

“Visa yang digunakan pun hanya visa berkunjung,” ungkapnya.

Eti, jelas dia, mulai dirawat di rumah sakit sejuk 7 Juni 2020 dan meninggal pada 15 Juni 2020 karena penyakit komplikasi yang dideritanya. Setelah seluruh dokumen pendukung dilengkapi, jenazah dipulangkan ke Banyuwangi

“Alhamdulillah, jenazah dapat dipulangkan segera dan tidak mengalami kendala,” pungkas Koim.

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: