Trio Jagal Pandan Bisa Terancam Mati

0
370
MULAI DISIDANG: Dimas dan Bayu digiring ke ruang penyidik Reskrim Polsek Genteng beberapa waktu lalu.
MULAI DISIDANG: Dimas dan Bayu digiring ke ruang penyidik Reskrim Polsek Genteng beberapa waktu lalu.

BANYUWANGI – Berkas perkara trio jagal Pandan akhirnya sampai ke meja hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Rabu kemarin (10/9) tiga pembunuh sadis itu mulai diadili.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tiga terdakwa itu adalah Dimas Yudo Pranoto, 25, dan Muhamad Yazid. Keduanya warga Dusun Sawahan, Desa Genteng Kulon. Satu terdakwa lagi bernama Bayu Trilaksana Putra, 21, warga Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan. Mereka disidang di ruang terpisah oleh majelis hakim yang berbeda.

Tiga terdakwa itu telah menghabisi nyawa ibu dan anak asal Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Genteng. Korbannya adalah Jane Ariswati alias Yeni, 57, dan putrinya yang bernama Sherly Kurniawati, 28. Agenda sidang perdana kemarin adalah pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Loading...

Dalam menjerat ketiga terdakwa, tiga JPU yang menangani ketiga terdakwa ternyata kompak. Dalam dakwaannya, mereka sama-sama menjerat ketiga terdakwa dengan pasal berlapis.“Ketiga terdakwa ini perannya hampir sama,” kata Amir Nurrahman, JPU yang menangani terdakwa Bayu Trilaksana Putra. Amir menilai, terdakwa yang telah membunuh Yeni dan Sherly secara sadis itu pantas didakwa dengan pasal berlapis.

“Pembunuhan berencana dan perampokan,” terang Amir. Pasal berlapis yang dijeratkan kepada Bayu adalah Pasal 338 KUHP (pembunuhan), 339 KUHP (pembunuhan diawali perbuatan pidana) dan Pasal 340 KUHP (pembunuhan yang direncanakan) Selain ketiga pasal itu, jaksa juga menambah pasal lagi, yaitu Pasal 365 KUHP (pencurian dengan kekerasan alias perampokan).

Lanjutkan Membaca : 1 | 2