Umat Hindu Ikut Pawai Muharram

0
147

umatMUNCAR – Ada pemandangan berbeda di jalanan Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, siang kemarin (22/10). Menjelang siang, ribuan warga memadati tepi jalan desa tersebut untuk menyaksikan pawai budaya yang diikuti banyak elemen masyarakat. Yang menarik, meski pawai itu diselenggarakan dalam rangka memperingati 1 Muharram, tapi barisan depan pawai itu diisi rombongan umat Hindu dari pura sekitar Desa Tembokrejo.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Kita gabungan dari empat pura di Desa Tembokrejo dan Desa Sumbersewu,” ujar Ahmad Riyadi, 60, pengurus Pura Agung Blambangan. Dalam kesempatan itu, rombongan umat Hindu menurunkan sekitar 140 peserta. Mereka merupakan peserta yang membawa pajiga dan dua kelompok beganjur. Keikutsertaan umat Hindu itu dimaksudkan menjaga kerukunan dan menjaga keharmonisan umat beragama di Desa Tembokrejo yang selama ini telah terjalin secara baik. 

Loading...

“Biar rukun dan hubungan beragama baik,” ujar Riyadi. Pawai kali ini diselenggarakan untuk memperingati tanggal satu Muharram atau satu Suro yang merupakan tradisi Jawa. Rinto, 24, salah seorang peserta pawai, mengaku senang bisa mengikuti acara tersebut. Meski pawai itu dilakukan untuk menyambut satu Muharram, tapi dirinya senang mengikuti pantai tersebut. Apalagi, dirinya bisa menyuguhkan kesenian beganjur.

“Lelah dan senang karena bisa menampilkan kesenian kita kepada masyarakat,” ujarnya. Anom Basori, 30, panitia pawai, mengaku kaget dengan antusiasme warga dalam mengikuti acara tersebut. Dia tidak menduga pawai perdana itu mendapat sambutan luar biasa. Padahal, dalam kegiatan itu, lembaga atau instansi tidak diundang secara khusus. Panitia hanya mengumumkan akan ada pawai budaya. “acaranya menyambut satu Muharrom. Kami kaget dan berterima kasih, karena pura juga ikut,” tuturnya. (radar)

Loading...