Warga Desa Ringin Telu Buat Biopori

0
371

wargaBANGOREJO – Warga Desa Ringin Telu, Kecamatan Bangorejo, ramai-ramai membuat biopori atau resapan air kemarin. Dalam kegiatan itu, juga ikut kepala Desa (Kades) Telu Dodik Hari Susiyanto, para kepala dusun, dan anggota Koramil Bangorejo yang dipimpin langsung Danramil, Kapten Inf. Suparman.Untuk pembuatan biopori itu, warga membuat 100 titik yang selama ini sering terjadi banjir atau genangan air. “Kami sangat mendukung kegiatan warga yang membuat biopori, itu sangat bermanfaat,” terang Kades Ringin Telu, Telu Dodik Hari Susiyanto.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Menurut Dodik, program pembuatan biopori itu akan membantu penyerapan air di beberapa titik yang sering banjir. Di antara lokasi itu seperti di utara SPBU Bangorejo dan tikungan pasar krempyeng. “Untuk Desa Ringin Telu ada 100 titik biopori,” katanya. Biopori itu, jelas dia, fungsinya bukan hanya untuk penyerapan air. Tapi, juga efektif untuk membuat pupuk kompos. “Di dalam biopori itu diberi daun yang kering, itu Nantinya bisa menjadi pupuk,” ungkapnya.  

Dalam gotong royong itu, Dodik mengajak semua warga untuk selalu mendukung program pemerintah daerah agar pembangun desa bisa berkembang. “Semua warga untuk kompak,” harapnya. Plt. Camat Bangorejo, Supriyani mengatakan program biopori di Kecamatan Bangorejo itu ditargetkan ada 600 titik. Untuk memaksimalkan program tersebut, setiap desa diharapkan membuat 75 titik biopori. “Di sekitar kantor kecamatan sudah dibuat 10 titik biopori,” ungkapnya.( radar)

Loading...