Warga Nganjukan Datangi Kantor Desa

0
935

siti-maryam-menunjukkan-petok-leter-c-tahun-1957-yang-dikeluarkan-kepala-jawatan-pendaftaran-tanah-milik-kantor-daerah-malang-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SEMPU – Belasan warga Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, mendatangi kantor desanya kemarin (27/9). Warga keturunan MB Sumowirono itu menanyakan kejelasan dan menagih  janji tanah keluarganya yang kini  ditempati para tumpang karang.

Pada Jumat (16/9) digelar pertemuan bersama antara pemerintah desa, babinsa, babinkamtibmas, dan keluarga ahli waris yang membahas tanah seluas 1,221 hektare itu. Dalam pertemuan itu, sudah disepakati tanah yang kini dikuasai oleh warga tumpang karang itu milik almarhum MB Sumowirono.

Warga yang masih keturunan MB Sumowirono itu mendatangi kantor desa karena tanah milik leluhurnya itu disebut tanah tidak bertuan. “Kami punya bukti kepemilikan,  tanah itu milik kakek dan buyut  kami,” ujar Rumijah, 65, salah satu  cucu almarhum MB Sumowirono.

Loading...

Meski sudah memiliki bukti kepemilikan, Rumijah mengaku masih dipersulit oleh Kepala Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, M. Sholeh dengan alasan yang tidak jelas. “Kami ini ahli waris ingin meluruskan dan memperjelas  status hak atas tanah milik kakek  dan buyut kami,” cetus Siti Maryam,  63, cucu MB Sumowirono lainnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2