Warga Takut ke Faskes, Banyuwangi Jemput Bola Door to Door Imunisasi Balita

0
20

BANYUWANGI – Selama pandemi Covid-19, Pemkab Banyuwangi melakukan imunisasi balita secara jemput bola alias door to door dari rumah ke rumah. Langkah ini dilakukan untuk menjamin terjaganya kesehatan dan pertumbuhan anak meski dalam situasi pandemi Covid-19.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Saat ini kami memang tengah fokus pada pada penanganan Covid-19. Namun tetap tidak melupakan program kesehatan lainnya khususnya kesehatan anak, yakni program imunisasi,” kata Kepala Dinas Kesahatan daerah dr. Widji Lestariono seperti dilansir dari banyuwangikab.go.id, Rabu (8/7/2020).

Dia mengatakan, selama ini, program imunisasi dilaksanakan melalui Posyandu. Namun sejak pandemi Covid-19 merebak, kegiatan Posyandu yang berbasis desa maupun dasawisma ditiadakan demi mengurangi kerumunan orang. Kegiatan imunisasi pun dipusatkan di Puskesmas. 

Loading...

“Namun, setelah dipusatkan di Puskesmas, jumlah tindakan imunisasi justru menurun. Sepertinya warga takut membawa anaknya ke Puskesmas untuk diimunisasi. Ini kami pahami karena memang situasi pandemi,” cetus Rio.

Untuk itu, Dinas Kesehatan pun mengintensifkan program imunisasi jemput bola ke rumah warga. Sejumlah puskesmas melakukan layanan imunisasi di satu lokasi warga terdekat.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last