Waspadai Terpaan Angin Kencang

0
104

BANYUWANGI – Meski intensitas hujan yang terjadi di Banyuwangi saat ini belum terlalu ekstrem, pihak Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi tetap  mengimbau kepada masyarakat tetap waspada. Angin kencang dan hujan lebat masih berpotensi terjadi, karena musim puncak penghujan masih terus berlangsung sampai Februari 2017 mendatang.

Kepala BPBD Banyuwangi, Fajar Suasana melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Eka Muharam Suryadi mengatakan, potensi angin kencang dan hujan lebat memang masih terus berlangsung. Meski hujan saat  ini intensitasnya cenderung tidak terlalu  tinggi, masyarakat tetap diminta waspada terhadap bencana yang bisa saja terjadi  sewaktu-waktu saat hujan lebat tiba.

”Masyarakatnya waspada, kita tetap siaga,” kata Eka Muharam. Kewaspadaan terhadap cuaca buruk ini memang perlu ditingkatkan. Mengingat meski hujan yang terjadi cenderung lebih ringan, beberapa bencana seperti pohon tumbang dan rumag roboh juga masih kerap terjadi.

Seperti yang dialami keluarga Samsi, 45, warga RT02-RW01 Lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi.  Karena terjangan angin, rumah  berdinding gedek bambu milik  keluarga Samsi tersebut roboh pada hari Jumat lalu (13/1).

”Tapi  itu rumahnya memang sudah rapuh. Tidak ada korban jiwa, hanya mengalami kerugian material saja yang kami taksir mencapai Rp 10 juta,” jelas Eka Muharram. Menanggapi musibah pohon tumbang ini, BPBD Banyuwangi langsung mendatangi lokasi kejadian dan memberikan pertolongan pertama.

Puing-puing rumah yang berserakan langsung dirapikan kembali. Petugas BPBD juga sudah melakukan pemotongan kayu rumah yang rusak. ”Rumah itu hanya untuk tinggal sementara. Kami juga sudah berikan bantuan dasar berupa sembako kepada keluarga korban,” pungkasnya. (radar)

Loading...