WATU DODOL MULAI DIDODOLI

0
1804

akik-watudodolBANYUWANGI – Demam batu akik di Banyuwangi memang sudah tidak bisa dirahasiakan. Banyaknya orang yang mulai menggemari batu akik membuat sebagian orang mulai memburu batu-batu alam.

Tidak terkecuali batu-batu yang ada di kawasan wisata watudodol, Kalipuro. Dikawasan wisata watudodol beberapa waktu terakhir ini memang banyak dijumpai orang-orang yang sengaja datang ke tempat tersebut untuk memburu butu akik. Bahkan, tidak sedikit warga yang mulai mendodol batu di tengah-tengah jalan raya tersebut.

Mereka yang memburu batu tersebut mempercayai bahwa batu tersebut memiliki daya jual jika sudah dijadikan cincin. Saat, 80, penjaga Watudodol, membenarkan bahwa akhir-akhir ini banyak orang yang memburu batu di sana.

Menurutnya, orang yang datang ke Watudodol untuk berburu batu akik bukan hanya orang Banyuwangi. Banyak orang luar kota yang memburu batu di watudodol tersebut. “Orang Bali banyak juga yang mencari batu di sini. Katanya untuk oleh-oleh dan kenang-kenangan,” kata Saiat.

Dia menuturkan, awalnya tidak mengerti kenapa ada warga yang memburu batu di Watudodol. Padahal, menurut dia, batu di Watudodol tersebut tidak ubahnya batu biasa yang konon dulu batu tersebut terbentuk dari luapan lahar dingin dari sebuah gunung meletus.

“Ternyata orang banyak yang ndodol batu di sini ini untuk dijadikan cincin,” tutur Saiat. Banyaknya orang memburu batu di Watudodol itu sangat disayangkan. Menurutnya, jika batu di watudodol itu makin banyak yang memburu, maka bisa-bisa batu yang memiliki nilai sejarah tersebut habis.

“Kalau diambil sedikit demi sedikit lama-lama ya habis batu di Watudodol ini. Selain itu, juga syirik kalau orang percaya batu ini memiliki khasiat. Wong ini cuma batu” pungkas Saiat. Banyaknya orang yang mulai menjadikan batu di kawasan Watudodol sebagai akik itu juga tidak dipungkiri salah satu perajin batu akik di Banyuwangi.

Baca :
Owner Investasi Bodong Akhirnya Masuk Bui

Menurut lnggil, tidak sedikit para penggemar batu akik yang membuat cincin menggunakan bahan dasar batu Watudodol. “Tapi tekstur batu Watudodol ini tidak terlalu keras. Jadi, daya jualnya tidak terlalu tinggi. Warnanya kalau sudah digosok hitam pekat,” kata Inggil Priambodo, salah satu perajin batu akik. (radar)