Wisman Ikut Nikmati Tumpeng Gelar Songo

0
990

tatiana-lena-dan-yanin-wisman-asal-jerman-ikut-berdoa-sebelum-menikmati-menu-tumpeng-pecel-pitik-pada-ritual-gelar-songo-di-balai-desa-glagah-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

TRADISI warisan nenek moyang khas Desa Glagah, Kecamatan Glagah yang bertajuk Gelar Songo kemarin (16/10) kembali digelar. Dibandingkan tahun sebelumnya, ritual yang  biasanya diperingati tiap tanggal 9 Suro kali ini jauh lebih meriah.

Ratusan orang warga tumplek-blek menyaksikan arak-arakan warga yang membawa hasil bumi dan beberapa kesenian untuk meramaikan ritual bersih desa tersebut. Sebelum acara puncak tradisi Gelar Songo, warga telah melakukan berbagai rangkaian   kegiatan.

Mulai dari dari pembacaan lontar Yusuf, membaca Alquran dan  selamatan di makam Buyut Kai atau biasa dikenal dengan  buyut Gringsing. Barulah setelah rangkaian ritual digelar, acara puncak diisi dengan arak-arakan yang berisi berbagai kesenin seperti barong, pembawa seserahan, tandun yang  membawa pria dan wanita serta penari waria berkostum mirip BEC.

Setelah itu, semua warga berkumpul di balai  desa untuk berdoa bersama. Di hadapan mereka sudah tersedia puluhan pasang tumpeng lengkap dengan lauknya seperti sayur, pecel  pitik, tempe, telur dan mie. Tak ketinggalan buah-buahan hasil bumi asli Desa Glagah seperti pisang, ketela pohon, kacang tanah  dan ubi-ubian lainnya disediakan sebagai pencuci mulut.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last