Yang Sudah Kembali 65 Persen

0
291

ygKALIPURO – Walau tidak ada lonjakan berarti, tapi kini pe numpang arus balik liburan tahun baru 2013 sudah nyaris habis. Hingga kemarin (5/1), jumlah wisatawan yang kembali menyeberang ke Jawa su dah mencapai 65 persen. Jumlah penumpang yang menyeberang ke Bali pada libur Natal dan tahun baru 2013 meningkat tajam dari tahun sebelumnya. Terhitung mulai 22 hingga 31 Desember 2012, jumlah penumpang yang menyeberang ke Bali mencapai 299.974 orang, kendaraan roda (R2) sebanyak 22.767 unit, dan kendaraan roda empat (R4) mencapai 42.035.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dari jumlah itu, sekitar 65 persen sudah kembali ke daerah masing-masing,” ungkap Manager Operasi PT ASDP Indonesia Ferry (IF) Ketapang,  Saharuddin Koto. Yang masih di Bali hingga kemarin (5/1) tinggal 35 persen. Walau yang sudah kembali ke Jawa cukup besar, tapi tidak ada lonjakan penumpang yang berarti sejak Jumat malam lalu (4/1). Aktivitas penyeberangan sepanjang hari kemarin, terlihat landai. Dari arah Ketapang, kendaraan R2 sempat ramai pada pagi hari. Mereka adalah para pekerja yang pulang kampung ke Jawa saat liburan Natal dan tahun baru 2013. Jelang berakhirnya liburan sekolah, mereka pun kembali lagi ke tempat kerjanya di Bali.

Loading...

Walau sempat ramai, tapi hal tersebut tidak berlangsung lama Dibandingkan dengan penumpang yang dari Jawa, penumpang dari arah Bali sebelum liburan Natal dan tahun baru jumlahnya lebih kecil. Sementara itu, tren kedatangan arus balik dari Bali terjadi pada malam hari hingga pagi. Dibanding hari hari sebelumnya, aktivitas penyeberangan dari Bali memang meningkat tapi sangat tipis. Peningkatan kedatangan arus balik itu nyaris tidak mewarnai pelabuhan penyeberangan  kemarin. Apalagi, arus balik terjadi pada malam dan dini hari di saat kondisi pelabuhan sepi. Kedatangan arus balik di Pelabuhan Ketapang berlangsung secara bertahap.

Karena datangnya bertahap, maka lonjakan penumpang nyaris tidak terlihat. “Sepanjang hari arus balik terus mengalir. Datangnya tidak bersamaan, tapi bertahap,” jelas Saharuddin. Walau tidak terjadi lonjakan signifikan, PT ASDP IF Ketapang tetap menyiagakan seluruh armada kapal. Saat ini, kapal yang beroperasi di Selat Bali sebanyak 30 unit. Pihak PT ASDP IF sengaja mengoperasikan 30 kapal guna mengantisipasi lonjakan arus balik. Jika benar-benar terjadi lonjakan, maka antrean kendaraan yang akan masuk dermaga tidak terlalu panjang. “Tidak ada antrean panjang, jadi pengguna jasa penyeberangan akan semakin nyaman dan aman,” katanya. (radar)