Sengit, Persewangi FC Sukses Bungkam PSBK Blitar

0
401
Pemain Persewangi meluapkan kegembiraan setelah Trubus Gunawan (mengangkat tangan) menceploskan bola ke gawang PSBK Blitar kemarin.

BANYUWANGI – Tuntas sudah dendam Persewangi FC (PFC) atas PSBK Blitar. Pada laga lanjutan Liga 2 di Stadion Diponegoro kemarin (29/7), tim asuhan Bagong Iswahyudi itu mampu menundukkan Laskar PETA dengan skor tipis 2-1.

Hal ini sesuai dengan harapan The Lasblang yang berambisi untuk bisa mendulang angka penuh saat bermain di kandang. Apalagi, posisi Persewangi sebelum pertandingan hanya berjarak satu strip di atas tim lawan.

“Kita memang harus menang, dan harus menang jika ingin lolos ke babak selanjutnya,” ujar Manajer PFC Hari Wijaya sesaat sebelum pertandingan.

Hasil ini pun membuat PFC mengoleksi 12 poin. Di bawah Kalteng Putra, Mojokerto Putra, dan Persik Kediri. Meski tetap terpaku di urutan keempat, namun kans PFC untuk bisa melaju ke fase selanjutnya masih terbuka cukup lebar.

Pertandingan sendiri berlangsung cukup seru. PFC yang menargetkan kemenangan, habis-habisan menggempur gawang Kiper PSBK, Nurdy Hamsah. PFC tampak cukup trengginas dengan dua pemain inti yaitu Trubus Gunawan dan Dadang Apridiyanto yang turun di pertandingan kali ini.

Dadang membuka keunggulan PFC di menit ke-14 melalui tendangan bebas mendatar ke arah kiri kiper. Usai gol itu tercipta tempo permainan berubah menjadi lebi tinggi. Pada menit ke 45+2 striker PSBK Angga Yuda mampu lolos dari barisan belakang PFC dan menceploskan gol ke gawang Nanda Pradana.

Meski gol tersebut memperoleh protes dari para pemain PFC, namun wasit tetap mengesahkan gol pertama PSBK itu. Kedudukan imbang pun bertahan hingga akhir babak pertama.

Di babak kedua, jual beli serangan masih terus terjadi. PFC yang tak ingin kembali mendapat hasil imbang berusaha terus menekan PSBK. Hasilnya di menit 76, gelandang PFC Didik dilanggar kapten PSBK, Aditya Wahyu di dalam kotak penalti.

Wasit pun langsung menghadiahi penalti bagi tuan rumah. Kesempatan itu pun tak disia-siakan oleh Trubus Gunawan yang ditunjuk menjadi eksekutor penalti yang berhasil menyarangkan gol untuk kemenangan PFC menjadi 2-1.

Hingga akhir pertandingan, tim tamu tetap tidak bisa menambah gol. Namun permainan kedua tim menjadi cukup keras. Tercatat pemain PSBK, Andik Zuliyanto mengalami luka di kepala hingga harus menggunakan perban di sisa pertandingan.

“Kita sudah berusaha mengimbangi permainan Persewangi. Mereka bermain cukup keras, dan saya lihat ada peran wasit di sini. Termasuk untuk gol kedua mereka. Mungkin jika tidak dibantu wasit permainan kita imbang,” tegas Manajer PSBK Yudi Meira.

Sementara itu, kiper Nanda Pradana mengatakan, permainan timnya masih cukup banyak celah. Apalagi untuk koordinasi beberapa pemain yang baru direkrut oleh PFC. Namun kiper bersuara serak itu mengaku senang bisa memperoleh hasil maksimal. Setidaknya harapan PFC untuk bisa melanjutkan kompetisi masih terbuka lebar.

“Teman-teman harus lebih giat untuk berjuang. Karena skor kita masih tipis, kalau mereka bilang kita keras permainannya, seharusnya mereka mengaca di pertandingan di Blitar. Kita orang Banyuwangi tidak kenal takut. Bukan mau balas dendam, tapi kalau mereka menantang ya kita lawan,” pungkasnya. (radar)

Loading...


Kata kunci yang digunakan :