Berita Terkini Seputar Banyuwangi

146 UMKM Jatim Meriahkan MTQ

BANYUWANGI – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) se-Jawa Timur kumpul di  anyuwangi untuk memeriahkan ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTO) XXVI Jatim yang akan digelar 22 hingga 30 Mei. Pelaku UMKM dari beberapa daerah di Jatim akan memamerkan sejumlah produk unggulan.

Ketua Panitia Lokal MTQ, Nurul Cholili, pameran UMKM bakal dipusatkan di Taman Blambangan yang sekaligus menjadi tempat pembukaan dan penutupan MTQ. Taman Blambangan juga tidak jauh dari lokasi-lokasi lomba dan festival membaca Al-Quran tersebut.

Pameran digelar setiap hari selama MTQ berlangsung dari pagi sampai malam hari. Ada sekitar 146 stan UMKM dari 38 kabupaten/ kota seluruh Jatim. Selain itu, ada tambahan 70 stan UMKM lokal Banyuwangi. Pelaku UMKM yang terlibat memasarkan berbagai produk unggulannya, seperti oleh-oleh khas daerah, kerajinan, busana, produk olahan pangan, aksesori, alas kaki, dan sebagainya.

”Juga akan ada lomba untuk stan UMKM tersebut agar lebih atraktif dalam memasarkan produknya,” kata Cholili. Cholili optimistis MTQ bisa ikut menggerakkan perekonomian lokal Banyuwangi. Terdapat 2.000 peserta dan pendamping dari seluruh Jatim yang mengunjungi Banyuwangi.

Itu belum termasuk tamu kehormatan, UMKM se-Jatim, dan para pendukung masingmasing kontingen. Pihak panitia menyewa sekitar 22 hotel untuk menampung peserta/ pendamping dari seluruh Jatim. ”Mereka akan belanja oleh-oleh, akan, dan di sela-sela lomba bisa berwisata ke beberapa destinasi,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Kerajinan Kuliner Kaos, Asesoris, dan Batik (Akrab) Banyuwangi, Samsudin, mengatakan, pihaknya siap mendukung ke suksesan MTQ. Anggota Akrab telah siap memajang produk-produk unggulan Banyuwangi. ”Kami siap kan berbagai jenis produk, termasuk kuliner khas Banyuwangi seperti nasi tempong, rujak soto, bagiak, sale pisang, dan minuman herbal,” ujarnya. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE