15 Warga Pesanggaran Terserang DBD

0
752

PESANGGARAN – Serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) tampaknya mulai menggila di wilayah Kecamatan Pesanggaran. Selama Januari 2016 sudah ada 15 warga yang menjalani rawat inap akibat terserang penyakit  yang disebarkan nyamuk aedes  aegypti itu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dari 15 penderita DBD itu, 14 pasien menjalani perawatan di Klinik  Sanggar Medika, Desa/Kecamatan Pesanggaran. Satu pasien dirawat di  Puskesmas Pesanggaran. Semua pasien  itu berasal dari beberapa desa di  wilayah Kecamatan Pesanggaran.

“Pasiennya datang tidak bersamaan,” terang Direktur Klinik Sanggar Medika, Pesanggaran, dr. Munandar. Menurut dr. Munandar, sejak  akhir Desember 2015 hingga pertengahan Januari 2016 pasien BD  terus berdatangan. Bahkan, sampai  saat ini masih ada.

“Hari ini (kemarin) pasien DBD empat orang,” terangnya.  Penderita DBD yang dirawat di  klinik yang dia kelola, terang dia, kebanyakan berasal dari Dusun Silirbaru, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. “Tapi saya sudah mulai membaik,” terang Karsih, 40, penderita DBD asal Dusun Silirbaru, Desa Sumber agung.

Karsih mengaku mulai mengalami gejala demam sejak Kamis (14/1). Awalnya, dia tidak mengira terserang DBD. “Yang terkena DBD itu  kebanyakan yang kerja di kebun  buah naga. Saya tidak pernah ke sawah,” katanya.  Sementara itu, satu pasien DBD  yang menjalani rawat inap di  Puskesmas Pesanggaran adalah Ashabi, 9, asal Dusun Ringinmulyo,  Desa/Kecamatan Pesanggaran.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2