25 Pelanggar Prokes di Pasar Banyuwangi Dirazia Tim Hunter Covid, 3 Orang Positif

  • Bagikan
Tim Hunter Covid Banyuwangi melakukan saat melakukan operasi. Foto : nusadaily.com

Sebanyak 25 orang pelanggar protokol kesehatan di Pasar Induk Banyuwangi terjaring operasi Tim Hunter COVID, Selasa malam, 6 Juli 2021.

Para pelanggar prokes itu langsung digiring untuk menjalani tes swab antigen.

Hasilnya, tiga orang diantaranya terkonfirmasi positif COVID-19 Operasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Satgas COVID-19 Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani didampingi Wakil Ketua Satgas AKBP Nasrun Pasaribu dan Letkol Inf. Yuli Eko Purwanto.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengatakan, seiring diberlakukannya PPKM Darurat, setiap hari Tim COVID Hunter terus berpatroli menyasar masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan.

“Malam ini, kita bersama Forkopimda menyasar Pasar Induk Banyuwangi. Kita temukan ada 25 orang yang abai prokes. Mereka tak mengenakan masker,” kata Ipuk Fiestiandani.

Para pelanggar prokes itu langsung menjalani tes swab antigen. Hasilnya, tiga orang dari 25 pelanggar prokes terkonfirmasi positif COVID-19. “Ada tiga orang yang positif,” kata Ipuk.

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan untuk sementara, tiga orang yang positif corona itu langsung diantar ke rumah masing-masing untuk menjalani isolasi mandiri.

Mereka juga dibekali vitamin untuk memperkuat imun tubuhnya.

Mereka Akan Menjalani Swab PCR “Selanjutnya, mereka akan menjalani swab PCR.

Jika hasilnya positif, akan kita bawa ke Balai Diklat Licin untuk isolasi terpusat,” tegasnya.

Tim COVID Hunter, kata Nasrun, akan terus melakukan operasi hingga PPKM Darurat berakhir pada tanggal 20 Juli 2021 mendatang.

“Bisa kita perpanjang, jika kasus COVID-19 di Banyuwangi tak juga melandai. Operasi ini juga kita lakukan di kecamatan-kecamatan,” ujarnya.

Sementara Komandan Kodim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf. Yuli Eko Purwanto menegaskan, operasi ini semata-mata untuk mendisiplinkan kembali masyarakat yang mengabaikan prokes.

Sebab, Banyuwangi saat ini sudah masuk zona merah atau dengan kata lain resiko tinggi penularan COVID-19.
“Apalagi, kasus kematian pasien COVID-19 seminggu terakhir meningkat.

Antara 5 sampai 7 orang meninggal setiap harinya akibat virus corona,” tegasnya.

Oleh sebab itulah, Yuli mengimbau masyarakat agar benar mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penularan COVID-19.

“Ayo laksanakan 5 M. Mulai menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Ini demi keselamatan diri kita sendiri dan keluarga,” tutupnya. (ozi/aka)

Sumber : https://nusadaily.com/jatim/25-pelanggar-prokes-di-pasar-banyuwangi-dirazia-tim-hunter-covid-3-orang-positif.html

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: