Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia
Sosial  

3.500 Kendaraan Nyeberang ke Bali

Daftarkan email Anda untuk Berlangganan berita dikirim langsung ke mailbox Anda

Long Weekend, Antrean Meluber sampai Depan Lanal Ketapang

KALIPURO – Pulau Bali tampaknya masih menjadi tempat favorit bagi wisatawan lokal dan mancanegara untuk menikmati long weekend (libur panjang). Hal itu bisa dilihat dari banyaknya antrean kendaraan yang akan menyeberang ke Bali lewat Pelabuhan ASDP Ketapang Kamis (14/5) kemarin.

Saking banyaknya kendaraan, areal parkir pelabuhan tampak terisi penuh kendaraan roda empat. Bahkan, antrean sampai mengular ke jalan raya. Informasi yang diperoleh Jawa Pos  Radar Banyuwangi, antrean kendaraan mulai terjadi sejak Kamis dini hari kemarin (14/5).

Sejak pukul 01.00 kendaraan pribadi mulai ramai menyeberang ke Bali. Sementara itu, bus-bus pariwisata baru ramai di Pelabuhan ASDP Ketapang pada pukul 03.00. Saking banyaknya kendaraan yang akan menuju Pulau Bali, penumpukan kendaraan tidak bisa dihindari.

Halaman parkir ASDP dipenuhi kendaraan pribadi dan bus pariwisata hingga pagi. Melubernya kendaraan itu tampaknya sesuai prediksi sebelumnya, bahwa puncak wisatawan menuju Pulau Bali akan berlangsung mulai kemarin.

Plt. General Manajer (GM) PT. Indonesia Ferry (Persero) ASDP Ketapang, Saharuddin Koto mengatakan, antrean panjang kendaraan itu karena libur panjang. Selain itu, banyaknya antrean kendaraan itu disebabkan banyaknya kendaraan dengan ukuran panjang, seperti bus, yang mengantre.

”Satu kapal yang melakukan perjalanan di Selat Bali pulang-pergi itu memakan waktu tiga jam. Sementara itu, kendaraan yang akan ke Bali terus mengalir,” terang Saharuddin. Dengan begitu, pihak ASDP mempercepat waktu bongkar muat kapal-kapal yang melayani jalur penyeberangan di Selat Bali itu.

Jika sebelumnya 45 menit, waktu bongkar-muat dipersingkat menjadi 30 menit. ”Kita percepat 15 menit. Sepuluh menit untuk bongkar, sepuluh menit untuk sandar, dan sepuluh menit sisanya untuk muat kendaraan,” terang pejabat pelabuhan yang hobi gowes itu.

Berdasar data ASDP Ketapang mulai pukul 00.00–08.00 kemarin, total kendaraan yang telah menyeberang ke Pulau Bali sudah mencapai 3.500 unit. Jumlah tersebut meningkat 37 persen dari jumlah kendaraan yang menyeberang pada hari biasa.

”Rinciannya, kendaraan pribadi yang menyeberang sekitar  2.700 unit, bus pariwisata 300 unit, dan sisanya kendaraan campur. Sepeda motor masih normal,” jelas Saharuddin. Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, kendaraan tidak hanya mengantre di halaman parkir pelabuhan.

Banyak juga kendaraan yang mengantre sampai ke jalan raya hingga siang kemarin. Kendaraan yang meluber  ke jalan raya itu didominasi truk besar yang akan memanfaatkan Pelabuhan LCM Ketapang. Sebab, pada saat antrean berlangsung, banyak kendaraan pribadi dan pikap memilih menggunakan jasa Pelabuhan LCM Ketapang.

Itu lantaran pelabuhan ASDP sudah penuh kendaraan. ”Antrean di jalan raya sekitar 500-800 meter ke arah utara, tepatnya sampai depan Lanal Banyuwangi. Tetapi, siang tadi (kemarin) antrean di jalan raya sudah tidak ada,” pungkas Saharuddin.

Sementara itu, akibat membeludaknya kendaraan yang hendak menuju Pulau Bali menyebabkan para pengendara— khususnya pengendara mobil dan bus pariwisata—harus bersabar menunggu giliran masuk kapal. Bahkan, mereka harus rela antre berjam-jam agar kendaraannya bisa naik ke dalam kapal.

”Saya tiba di pelabuhan pukul 03.00 subuh. Ini pukul 09.30 baru mau menyeberang,” ujar Hamim, 35, sopir bus pariwisata asal Surabaya. (radar)