Alat Pendeteksi Tsunami di Banyuwangi Rusak

0
1267
Ilustrasi

BANYUWANGI – Banyuwangi memiliki garis pantai yang cukup panjang. Total keseluruhan lebih dari 175,8 km. Seluruh garis pantai tersebut memiliki potensi tsunami jika terjadi gempa dengan skala besar.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ironisnya Banyuwangi kekurangan alat untuk mendeteksi secara dini terjadinya tsunami. Sepanjang garis pantai Banyuwangi hanya terpasang 2 alat peringatan dini tsunami.

Analisis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, seluruh garis pantai itu memang rawan terjadi tsunami. Namun potensi risikonya berbeda-beda. Untuk itu, diperlukan alat peringatan dini terjadinya tsunami.

Loading...

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Banyuwangi Eka Muharram, sebenarnya Banyuwangi telah mempunyai tujuh alat peringatan dini tsunami. Seluruhnya merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. “Namun kondisi alat itu saat ini dalam kondisi rusak dan tidak bisa difungsikan lagi,” katanya Rabu (29/8/18) siang.

Eka menambahkan, BPBD Banyuwangi tidak bisa memperbaiki alat tersebut karena keterbatasan anggaran. Untuk itu, BPBD Banyuwangi telah mengajukan pembelian alat pendeteksi dini peringatan tsunami kepada Pemkab Banyuwangi.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2