Alat Rontgen Tinggalan Belanda Dipamerkan

0
195

alatGLENMORE – Rumah Sakit (RS) Bakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore, termasuk rumah sakit tertua di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Itu berdasar beberapa bukti peninggalan yang didokumentasi buku leter C. Dalam buku itu tertulis RS milik PTPN XII itu dibangun pada tahun 1898. Awalnya, RS Bakti Husada yang dibangun semasa penjajahan Belanda itu dibangunan berbahan kayu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Baru pada tahun 1918 dibangun secara permanen. Hingga kini bangunan kuno peninggalan Belanda tersebut masih terawat dengan baik. “Salah satu alat rontgen masih ada. Itu buatan Jerman pada tahun 1920,” terang direktur RS Bakti Husada, Krikilan, dr. Zunita. Bila dibandingkan dengan alat rontgen yang sekarang, terang dia, ukuran alat yang berfungsi menerawang organ dalam tubuh manusia itu lebih besar dibanding alat sejenis saat ini.

Guna menjaga peninggalan sejarah itu, jelas dia, RS Bakti Husada menempatkan alat rontgen itu di salah satu ruangan dan ditutup dengan kaca transparan.“Bisa dilihat oleh pengunjung atau pembesuk,” katanya. Alat rontgen peninggalan Belanda itu, jelas dia, dulu termasuk alat medis modern yang pernah ada di Kabupaten Banyuwangi. Meski sudah tidak dipakai, tapi alat pemeriksaan itu masih terawat dengan baik.

“Masa penjajahan Belanda, alat rontgen itu digunakan memeriksa pasien,” terangnya. Menurut Zunita, alat rontgen tersebut sengaja dirawat untuk menghargai peninggalan sejarah. Sebenarnya ada yang menyarankan agar alat medis itu dilelang. “Eman kalau dilelang, memiliki nilai sejarah yang tinggi,” cetus dokter asal Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, itu. (radar)

Loading...