Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Profil Ragnar Oratmangoen, Pemain Timnas Indonesia yang Ikut Meramaikan Ramadan 1447 H

profil-ragnar-oratmangoen,-pemain-timnas-indonesia-yang-ikut-meramaikan-ramadan-1447-h
Profil Ragnar Oratmangoen, Pemain Timnas Indonesia yang Ikut Meramaikan Ramadan 1447 H

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Pemerintah Indonesia resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Bulan suci kali ini tak hanya disambut umat Islam di tanah air, tetapi juga para atlet mualaf yang kini berkiprah di level internasional.

Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Ragnar Oratmangoen, penyerang Timnas Indonesia yang telah 13 tahun memeluk Islam.

Bagi Ragnar, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah.

Bulan penuh berkah itu menjadi ruang refleksi, penguatan mental, sekaligus energi spiritual dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.

Mualaf Sejak Usia 15 Tahun

Lahir di Oss, Belanda, 21 Januari 1998, Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen memutuskan menjadi mualaf pada 2013 saat usianya baru 15 tahun.

Keputusan besar itu diambil jauh sebelum ia dikenal publik sepak bola Indonesia.

Kini, di usia 28 tahun (per 2026), winger lincah tersebut dikenal sebagai pribadi religius. Ia kerap terlihat berdoa sebelum pertandingan dimulai.

Bahkan, setiap kali jeda kompetisi tiba, Ragnar menyempatkan diri menunaikan ibadah umrah.

Ramadan 1447 H menjadi momen spesial baginya. Sebagai pemain profesional yang berkarier di Eropa, menjaga performa fisik saat berpuasa tentu menjadi tantangan tersendiri.

Namun, bagi Ragnar, disiplin spiritual justru menjadi sumber kekuatan tambahan.

Perjalanan Karier di Eropa

Karier Ragnar ditempa di Belanda. Ia merupakan produk akademi NEC Nijmegen, klub yang menjadi pijakan awalnya di level junior hingga senior.

Sumber: disarikan dari berbagai sumber


Page 2


Page 3

Perjalanannya kemudian berlanjut dengan memperkuat beberapa klub Eredivisie dan Eerste Divisie, di antaranya:

  • TOP Oss (48 penampilan, 5 gol)
  • SC Cambuur (47 penampilan, 12 gol)
  • Go Ahead Eagles
  • FC Groningen
  • Fortuna Sittard

Sejak 2024, Ragnar merumput di Liga Belgia bersama FCV Dender EH. Di klub tersebut, ia mencatat puluhan penampilan dan beberapa gol penting, menunjukkan konsistensinya sebagai winger eksplosif.

Dengan tinggi badan sekitar 1,80–1,81 meter, Ragnar dikenal sebagai pemain versatile. Ia bisa bermain di sayap kiri, kanan, hingga gelandang serang.

Kecepatannya dalam menggiring bola serta kemampuannya menciptakan peluang membuatnya menjadi ancaman serius di lini depan.

Tak heran jika ia mengidolakan Ronaldinho, legenda Brasil yang dikenal dengan gaya bermain dinamis dan penuh kreativitas.

Resmi Bela Timnas Indonesia

Ikatan batin Ragnar dengan Indonesia tak sekadar simbolis. Ia memiliki darah Maluku dari garis keturunan kakek-neneknya yang berasal dari Kepulauan Tanimbar.

Pada 18 Maret 2024, Ragnar resmi menjadi Warga Negara Indonesia. Sejak saat itu, ia sah memperkuat Tim Garuda.

Debutnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada 26 Maret 2024 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam.

Ia langsung mencetak gol dan menyabet predikat Man of the Match.

Sejak debut tersebut, Ragnar menjadi salah satu pilar penting di lini serang Merah Putih. Kontribusinya berupa gol dan assist memberi warna baru dalam permainan Indonesia di level internasional.

Ramadan, Disiplin, dan Profesionalisme

Menjalani Ramadan sebagai atlet profesional bukan perkara mudah. Jadwal latihan padat, pertandingan intens, serta tuntutan fisik tinggi membutuhkan manajemen energi yang cermat.

Namun, sejumlah pemain Muslim di Eropa telah membuktikan bahwa puasa bukan penghalang prestasi.

Ragnar pun menjadi bagian dari generasi atlet yang mampu menyeimbangkan profesionalisme dan spiritualitas.

Sumber: disarikan dari berbagai sumber