Angklung Paglak, Salah Satu Seni Musik Tertua di Banyuwangi

0
2171

usaiiUsai Ditebang, Bambu Disimpan Minimal Setahun


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Angklung paglak diyakini sebagai kesenian pertama di Bumi Blambangan. Kesenian yang dimainkan empat orang itu muncul di tengah masyarakat sejak sekitar tahun 1890 silam. SUARA angklung terdengar begitu merdu di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, pagi itu (17/3). Iramanya yang mendayu-dayu membuat nuansa seni semakin kental menyelimuti desa adat Osing yang juga dikenal dengan desa wisata tersebut.

Semakin lama didengar, lantunan irama alat musik yang terbuat dari bambu itu semakin menggugah hati. Orang akan semakin tertarik untuk mencari di mana sumber suara tersebut. Ternyata, suara yang sangat indah itu berasal dari teras sebuah rumah yang berlokasi di tepi jalan desa setempat, tepatnya di Dusun Kedaleman, RT 1/RW 2, Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Saat didekati, seorang laki-laki paro baya tengah asyik memainkan alat musik tradisional tersebut.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last