Antisipasi Zika, Dinkes Banyuwangi Perintahkan 42 Puskesmas Brantas Sarang Nyamuk

0
481

Antisipasi-Zika,-Dinkes-Banyuwangi-Perintahkan-42-Puskesmas-Brantas-Sarang-Nyamuk


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Penyakit zika sampai saat ini belum ditemukan di Banyuwangi. Namun, tingginya populasi nyamuk aedes aegypti di Banyuwangi,  maka virus zika tetap harus diwaspadai. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Banyuwangi menginstruksikan 42 puskesmas di Bumi Blambangan melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, mengatakan meski tak ditemukan di Banyuwangi, virus itu tetap  harus diwaspadai. Apalagi, di beberapa negara, virus yang ditemukan pertama kali di Uganda itu telah memakan banyak korban.

“Dari Dinkes Provinsi maupun Kementerian Kesehatan belum ada instruksi, tapi kita tetap menggunakan langkah promotif dan preventif  untuk mencegah,” jelasnya. Untuk promotif, Dinkes telah menyebar selebaran ke seluruh puskesmas sambil memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Kemudian, untuk langkah preventif, puskesmas diminta menggalakkan gerakan 3M plus dan PSN.

Karena bagaimana pun juga  penyakit itu berasal dari nyamuk yang sama dengan nyamuk  penyebab DB.Sehingga, penanganannya tetap sama. “RSUD Blambangan sudah sediakan layanan khusus, seperti ICU, jika nanti memang ada temuan virus itu. Mencegahnya harus dengan gerakan bersama-sama. Jika satu saja warga  tidak melakukan bersih-bersih, dan   ada nyamuk aedes aegypti di lingkungannya, tetap ada kemungkinan tertular,” ujarnya.

Sementara itu, tidak adanya instruksi pengamanan terkait penularan virus zika membuat tingkat pengamanan di pintu-pintu masuk Banyuwangi berjalan normal. Salah satunya di Bandara Kelas III Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

“Untuk  airport kita tidak menangani  masalah zika. Yang menangani   itu airport kelas internasional  yang melayani direct flight dari luar negeri. Jadi, pelayanan kita  masih sama,” jelas Kepala   Bandara Blimbingsari, Dodi Dharma. (radar)

Loading...

Baca Juga :