Antrean Kendaraan di Tempat Wisata

0
404
LIBURAN: Kawasan Pantai Watudodol, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, tetap ramai meski hujan mengguyur sore kemari
LIBURAN: Kawasan Pantai Watudodol, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, tetap ramai meski hujan mengguyur sore kemari
LIBURAN: Kawasan Pantai Watudodol, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, tetap ramai meski hujan mengguyur sore kemari

BANYUWANGI – Libur tahun baru kemarin (1/1), dimanfaatkan warga untuk mengunjungi se jumlah tempat wisata di Bumi Blambangan. Hampir semua tempat wisata di Banyuwangi dipadati pengunjung. Mulai destinasi wisata yang berbayar hingga lokasi wisata gratisan terlihat diserbu warga. Banyaknya pengunjung membuat beberapa ruas jalan menuju sejumlah lokasi wisata di Banyuwangi padat merayap sejak pagi hingga sore kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pantauan wartawan Jawa Pos Ra dar Banyuwangi menyebutkan, salah satu lokasi wisata berbayar yang dibanjiri pengunjung adalah agrowisata Alam Indah Lestari (AIL). Ribuan pengunjung sudah memadati tempat wisata yang berlokasi di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, tersebut sejak pukul 09.00. Penampilan artis-artis papan atas Jawa Timur (Jatim) dan penyanyi Banyuwangi tampaknya mampu menyedot animo warga. Bukan hanya itu, kolam renang yang dilengkapi water boom juga menjadi daya tarik tersendiri.

Meski cuaca sedang gerimis, ratusan anak tetap asyik berenang dan bermain air di kolam renang berukuran besar tersebut Saking banyaknya warga yang ingin menikmati libur tahun baru bersama keluarga, jalan raya menuju agrowisata AIL pun padat merayap sejauh kurang-lebih 400 meter. “Saya sempat jengkel karena jalan macet. Tapi, setelah berhasil masuk ke sini (AIL) dan nyemplung ke kolam renang, rasa jengkel tersebut hilang  dan berubah jadi bahagia,” ujar Rima, 18, pengunjung asal Kecamatan Wongsorejo.

Loading...

Kondisi serupa juga terjadi di sentra wisata kuliner Pantai Blimbingsari di Kecamatan Ro gojampi. Bahkan, ruas jalan dari dan menuju kawasan Pantai Blimbingsari sempat macet to tal selama 30 menit. Sebagian pengunjung naik sepeda motor, mobil, dan banyak pula yang nekat naik kendaraan bak terbuka, seperti pikap dan truk secara berombongan. Sore kemarin warga yang datang tak kalah banyak. Mereka terus mengalir menuju Pantai Blimbingsari.

Saking sesaknya kendaraan di kawasan tersebut, sebagian pe ngunjung terlihat memilih balik kanan sebelum sampai pantai. “Macet-macet. Balik lagi saja,” kata Mulia, salah satu pe ngunjung, sambil memutar balik arah mobilnya. Sementara itu, banyaknya penyadikenai tarif sebesar Rp 5 ribu. “Hasilnya lumayan. Bisa menambah penghasilan,” ujar Buhadi, 25 nelayan setempat. Pemuda yang satu ini mengaku, pendapatan perahu wisata yang dia kelola bersama lima rekannya justru lebih besar dibandingkan hasil menangkap ikan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2