Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Bakso Legendaris Pak Saeton Kuah Soto sejak 1969

Nikmatya bakso soto Pak Saeton (Foto : seblang.com)

SEBLANG.COM – Bakso kuah soto pak Saeton, sebuah kuliner di Kota Banyuwangi, Jawa Timur yang sudah melegenda sejak tahun 1969.

Citarasa asli bakso daging sapi berpadu dengan kuah soto yang kental menjadikan kuliner yang berada di Jalan Barong 156 Kelurahan Bakungan ini menjadi jawara kenikmatan lidah yang unik.

Mulai dari rasanya yang lezat dan tidak mudah dilupakan, hingga sentuhan cerita mistis di balik asal usulnya, membuat kuliner satu ini patut dicoba secara langsung.

Kuahnya sendiri merupakan kuah soto yang begitu khas yang kaya akan bumbu rempah dan diolah sedemikian rupa hingga menjadi kental. Ketika keduanya dipadukan emmzz rasanya langsung membuat lidah begoyang.

(Foto : seblang.com)

Bakso Saeton ini semakin komplit bila dipadukan potongan kepala, leher , ceker ayam.dan balungan sapi. Dan untuk satu porsinya dibandrol harga Rp 12 ribu namun bila menambah ceker dan kepala ayam dibandrol harga Rp 3ribu

Bukan hanya itu saja kian menambah unik bakso pak Saeton ternyata masih menggunakan tungku arang yang menambah aroma khas dari arangnya yang membuat baksonya lebih empuk

Singkat cerita, awal mula pak Saeton membuat bakso. Saat awal usia penikahanya dan dirinya berjualan bakso keliling namun agar mudah diingat dirinya membuat kombinasi antara bakso dan soto sehingga menjadi ciri khasnya

Bakso pak Saeton buka mulai pukul 10.30 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB dan buka di halaman rumahnya dalam satu hari, menurut penjelasanya mengaku mampu menghabiskan 7 sampai 10 kilo daging sapi.

“Setiap hari habis wes. Mulai dibuka itu, nggak sampai malam sudah habis, kalau belum habis kita keluar ke jalan raya ya dekat rumah saja nanti kan ada pembeli,” kata Saeton Minggu 06/02/2022.

Mungkin orang yang pertama kali mendengar nama Saeton, hampir rata-rata pasti mengira diambil dari nama setan. Nama Saeton ini, pemberian mana dari orangtuanya

Ceritanya bermula waktu di masa hamil pak Saeton, sedang terjadi situasi pagebluk. Yakni musim kekeringan panjang. Namun saat masa panen tiba dan hari itu menurut hitungan kepercayaan Jawa, pak Saeton lahir dengan memiliki weton terkecil.

“Katanya, Saeton itu diambil dari arti seikat weton. Karena kebetulan pas waktu itu, Bapak panen dapat satu ton ” ujarnya

Lebih jauh dari cerita yang beredar kenapa pak Saeton libur pada hari Kamis? Lantaran pada suatu hari saat pak Saeton berjualan keliling pada hari Kamis.

Dan Pada malam harinya dirinya dijumpai oleh sosok mahluk ghaib dan mahluk tersebut dibalut kain putih dan terdapat kuncir dibagian kepalanya. Sejak saat itulah, hingga kini bakso pak Saeton tidak berjualan pada hari Kamis.

Sumber : https://seblang.com/2022/02/07/bakso-legendaris-pak-saeton-kuah-soto-sejak-1969/