Bakul Sayur Punya Stok 2.000 Pil Trex

0
389
Penjual: Rohana, 38 th. Alamat: Cungking, Kel. Mojopanggung, Kec. Giri. Pekerjaan: pedagang sayur Bukti: 2.000 butir pil trex, 1 ponsel. Pemakai: Arif Dwiyanto, 27 th. Alamat: Cungking, Kel. Mojopanggung, Kec. Giri. Pekerjaan: kuli bangunan Bukti: 20 butir pil trex, 1 ponsel

GIRI – Diduga sering jualan pil trihexyphenidil atau trex, Rohana, 38, bakul sayur asal Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri ditangkap anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi kemarin (20/5). Salah satu pembelinya, Arif Dwiyanto, 27, seorang kuli bangunan juga ikut ditangkap.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Yang pertama kali diringkus polisi adalah Arif. Kuli bangunan itu ditangkap di rumahnya yang masih satu kampung dengan Rohana di Lingkungan Cungking, Kelurahan Mojopanggung. “Rohana kita tangkap dari hasil pengembangan penangkapan Arif,” terang Kasatnarkoba Polres Banyuwangi AKP Watiyo.

Saat menangkap Arif, anggota Satnarkoba berhasil menyita barang bukti (BB) berupa dua bungkus plastik kecil yang semuanya berisi 20 butir pil koplo, dan sebuah telepon seluler (ponsel) merk Venera. “Arif mengaku pil trex miliknya dibeli dari Rohana,” katanya. Pada polisi, Arif mengaku membeli pil trex pada Rohana sebanyak empat bungkus plastik kecil. Setiap bungkus yang berisi 10 butir pil trex dibeli dengan harga Rp 25 ribu. “Yang dua bungkus sudah habis saya pakai, dan tinggal dua bungkus sisanya ini,” sebutnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Baca :
Eksekusi Tanah dan Bangunan di Banyuwangi Ricuh