Balai Karantina Musnahkan Bibit Ilegal

0
435

“Takutnya tanaman lokal bisa terancam dengan tersebarnya penyakit. Kami berupaya mencegah tersebarnya OPTK di wayah satu ke lainnya di Indonesia. Melestarikan tumbuhan asli, varietas Indonesia,” katanya.

Benih-benih ilegal tersebut sebagian besar masuk melalui paket jasa pengiriman kantor POS Jember, sebagian lainnya dari Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso. Total benih yang disita dan dimusnahkan sejumlah 44 item yang dikemas dalam bentuk sachet maupun karton.

“Kegiatan kita pemusnahan, karena sudah ditaham cukup lama lebih dari 14 hari tidak ada syarat yang bisa dilengkapi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya, Wilayah Kerja Karantina Pertanian Kabupaten Banyuwangi, Nur Wahyu Nugroho menjelaskan, sebagian besar benih ilegal masuk dari Kantor POS Jember hingga 60 persen dan kota-kota sekitar. Sebagian besar alamat penerima barang tidak tertera jelas, dan tidak diambil setelah ditahan dari pihak Bea Cukai.

“Akan ditelusuri pemilik barangnya, alamatnya tidak jelas. Ini tadi sebagian besar dari kantor pos jember, kantor pos situbondo, bondowoso. Sebagian tidak diambil, kuncinya harus ada dokumen sertifikat sanitasi dari negara asal, diserahkan ke petugas karantina untuk dicek,” kata Wahyu.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Banyuwangi