BEM Untag Dampingi Daerah Terpencil

0
198

bemBANYUWANGI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi akan m e n g a d a k a n pendampingan rutin di beberapa daerah terpencil. Rencana kegiatan pendampingan tersebut sebagai bentuk pengabdian insan kampus sesuai Tri Dharma perguruan tinggi. Ketua BEM Untag Made Brian Pasek Maharta menga t a k a n , pen dampingan ke daerah-daerah terpencil itu merupakan program jangka pendek.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Selain pendampingan, ungkap mahasiswa yang biasa disapa Ibenk itu, BEM juga akan melakukan bakti sosial. “Ini merupakan program BEM periode 2013- 2014 yang baru terpilih dalam Musyawarah Mahasiswa (Musma) 2013 di auditorium Untag, 19-20 April lalu,” ungkapnya kepada koran ini. Untuk program jangka menengah, lanjut Ibenk, BEM akan mengadakan forum diskusi publik. BEM akan menggandeng para aktivis, LSM, pemerintah maupun pengamat di bidang lainnya.

“Tujuannya untuk memperjuangkan masyarakat yang tertindas oleh sistem,” cetus mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) itu. Ibenk terpilih sebagai ketua BEM menggantikan ketua BEM periode sebelumnya Muhammad Nur Nawawi. Dalam Musma 2013 juga terpilih 13 mahasiswa dalam Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM). “Misi kami adalah menyelenggarakan forum advokasi guna pemantapan mindset yang berdaulat dan berwatak kerakyatan sesuai implementasi Tri Dharma perguruan tinggi,” pungkasnya. (radar)

Loading...