Beranda Ekonomi Beras Organik mulai Diminati

Beras Organik mulai Diminati

0
703

SINGOJURUH – Para petani mulai banyak yang mengubah cara bercocok tanam. Mereka kini memilih mengolah lahan persawahan miliknya dengan cara organik. Perubahan pola tanam itu karena permintaan beras organik akhir-akhir ini meningkat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Daerah yang mengolah sawahnya secara organik adalah para petani di wilayah Kecamatan Songgon, Singojuruh, dan Kalibaru. “Harga jual beras organik lebih tinggi. Peluang ekspor juga besar,” cetus Samanhudi, 52, salah satu petani asal Dusun Umbulrejo, RT 2, RW 2, Desa Sumberbaru, Kecamatan Singojuruh.

Samanhudi mengaku bercocok tanam dengan sistem organik sudah dilakoni sejak tahun 1997. Malahan, dirinya juga mulai menularkan hal itu kepada petani lain. “Dulu hanya dua hektare, sekarang sudah sekitar 60 hektare lahan pertanian organik yang tersebar di Kabupaten Banyuwangi,” katanya.

Para petani di Banyuwangi, terang dia, kini sudah mulai banyak yang beralih menggunakan sistem pertanian organik Pertanian organik menekankan pada praktik manajemen yang aman bagi lingkungan dan bisa menyesuaikan dengan kondisi lokal.

“Sistem organik ini semua menggunakan bahan alamiah yang ramah lingkungan, mulai pembibitan, pupuk, pengendalian hama, hingga membasmi penyakit,” ujarnya. Dengan bertani organik, terang dia, petani tidak lagi menggantungkan persediaan bibit, berbagai macam pupuk kimia, dan obat-obatan pestisida, insektisida, dan herbisida.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

error: Uppss.......!