Setelah Italia, Beras Organik Made in Banyuwangi Diharap Tembus AS dan Jerman

0
674

BANYUWANGI – Setelah resmi di ekspor ke Italia, Pemkab Banyuwangi berharap ekspor produk beras organik Banyuwangi semakin meluas. Utamanya ke Amerika Serikat (AS) dan Jerman sebagai pasar pertanian organik terbesar di dunia.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Produk beras organik Banyuwangi semakin diminati, baik di dalam maupun luar negeri,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi pusat produksi beras organik, Desa Sumberbaru, Kecamatan Singojuruh, Jumat (22/3/2019),

“Diharapkan dengan pengenalan yang luas, tahun depan bisa ekspor ke negara lain, seperti Jerman atau AS. Selain itu, tentu menggarap pasar dalam negeri yang juga besar,” imbuhnya.

Kelompok tani yang berhasil ekspor di daerah tersebut mendapat pendampingan dari Pemkab Banyuwangi dan Bank Indonesia (BI). Beras yang diekspor berasal dari tiga varietas padi asli Banyuwangi yang telah didaftarkan di Kementerian Pertanian. Seperti, Beras Merah Varietas Segobang A3, Beras Hitam Melik A3, dan Beras Sunrise of Java.

“Mengutip data Federasi Internasional Gerakan Pertanian Organik (IFOAM) dan Lembaga Riset Pertanian Organik, pasar produk organik tumbuh cepat,” ujar Anas.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last