Berat Badan Kembar Siam Belum Sampai 10 Kg

0
443

beratGAMBIRAN – Tim dokter RSUD dr. Soetomo Surabaya, tampaknya masih harus menunggu waktu yang tepat untuk melakukan operasi pemisahan kembar siam Anindya Vina Nurul Maulida dan Anindita Rahma Vany Maulida. Kabar terbaru, bayi kembar siam putri pasangan Yuda Winarno, 22, dan Sika Jayati, 22, asal Dusun Krajan, RT 003/RW 001 Desa Bomo, Kecamatan Rogojampi, itu sampai kemarin masih belum menjalani operasi pemisahan.

Alasannya, berat badan bayi tersebut masing-masing belum mencapai 5 kg. Padahal untuk bisa dilakukan operasi pemisahan badan, beratnya harus mencapai 5 kg. Humas Rumah Sakit Al-Huda, Kecamatan Gambiran, dr. Sugeng, mengatakan, informasi terakhir yang dia peroleh terkait perkembangan bayi kembar siam tersebut, bertanya masih 4 kg lebih. “Tapi masingmasing masih belum mencapai lima kilogram, sehingga belum bisa dilakukan operasi,” tuturnya.

Satu-satunya penyebab operasi pemisahan tersebut belum bisa dilakukan hanya karena masalah berat badan saja. Sedang kendala lain sama sekali tidak ada. Kelainan jantung yang sebelumnya sempat dikhawatirkan mengganggu kesehatan kedua bayi tersebut, ternyata juga bisa teratasi. “Jadi gangguan lain sudah nggak ada. Hanya tinggal nunggu berat badannya mencapai lima kilogram, dan kondisi kesehatan bayinya juga normal,” tandasnya.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, setelah empat bulan enam hari menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Al-Huda, Kecamatan Gambiran, kondisi bayi kembar siam Anindya Vina Nurul Maulida dan Anindita Rahma Vany Maulida, terus mengalami perbaikan. Bayi kembar siam tersebut akhirnya dirujuk ke RS dr. Soetomo, Surabaya, karena berat badan kedua bayi tersebut saat itu mencapai 6,2 kilogram. (radar)

Baca :
Sehari Temukan 4 Kasus, Total 16 Warga Positif