Beranda Hukum Blarr.. Dapat 30 Kg Ikan

Blarr.. Dapat 30 Kg Ikan

0
469
DIGIRING: Begitu turun dari kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla), lima nelayan asal Desa Bengkak turun dan berjalan di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi siang kemarin.
DIGIRING: Begitu turun dari kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla), lima nelayan asal Desa Bengkak turun dan berjalan di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi siang kemarin.

WONGSOREJO – Perahu nelayan yang diduga digunakan mencari ikan dengan menggunakan bahan peledak atau bom ikan berhasil ditangkap anggota Pangkalan TNI AL Banyuwangi (Lanal) Banyuwangi kemarin (8/11).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dalam penyergapan armada Patroli  Keamanan Laut (Patkamla) tersebut,lima orang nelayan ditangkap. Kelima nelayan yang kini diamankan di ruang tahanan (rutan) Mako Lanal Banyuwangi itu adalah Santoso, 39, Tohari, 25, Rosi, 24, Rudi, 32, dan Suhanto, 19. Semua warga Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo. “Pimpinannya itu Santoso.

Tersangka pernah ditangkap dalam kasus serupa,” ujar Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) M. Nazif. Menurut Danlanal Nazif, pada saat penyergapan, sebenarnya terdapat tujuh nelayan di dalam perahu tersebut. Sayang, dua nelayan lain, yakni AS dan TH, kabur. Keduanya lolos setelah meloncat ke laut.

Loading...

Lima nelayan kita amankan,” kata Danlanal Nazif yang memimpin langsung operasi penyergapan tersebut. Terungkapnya kawanan nelayan yang mencari ikan menggunakan bahan peledak itu berawal dari informasi yang diberikan Dalam laporannya, warga menyebut ada perahu yang dinaiki beberapa nelayan yang mencari ikan menggunakan bahan peledak. “Dari laporan itu, kita langsung turun ke lokasi,” terang Nazif.

Laporan warga itu ternyata benar. Saat berada di perairan se kitar Pantai Anggelan, wilayah Desa Sumber Kencono, Ke camatan Wongsorejo, ada perahu yang sedang mencari ikan. Saat diperiksa, ternyata ada puluhan kilo ikan yang diduga hasil tangkapan menggunakan bahan peledak. “Ikan hasil tangkapan menggunakan jaring dan bom jelas berbeda,” sebut Nazif. Hasil pemeriksaan di perahu milik para nelayan, jelas dia, tidak ditemukan bom.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!