Brigadir Sigit Divonis 5 Tahun

0
540

brigadirBANYUWANGI – Oknum anggota polisi Brigadir Sigit Dwi Susanto, 28, dinyatakan bersalah dalam kasus peredaran narkoba pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (17/112). Majelis hakim yang diketuai Elly Istianawati SH itu menjatuhkan vonis lima tahun penjara untuk oknum polisi tersebut.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dalam putusannya, majelis hakim juga mewajibkan oknum anggota polisi yang tinggal di Perum Griya Giri Mulya, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, itu membayar denda sebesar Rp 1 miliar. “Bila tidak membayar denda, diganti hukuman tiga bulan penjara,” cetus hakim Elly Istianawati saat membaca amar putusan sore kemarin.

Putusan lima tahun penjara dengan denda Rp 1 miliar subsider tiga bulan kurungan itu sebenarnya lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Djoko Susanto. Sebelumnya, JPU Djoko menyebut, berdasar fakta-fakta persidangan, terdakwa didakwa melanggar Pasal 112, 114, dan 127 ayat 1 huruf (a). Yang paling pas, terdakwa melanggar Pasal 114. Karena itu, JPU meminta majelis hakim menghukum tujuh tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan.

Sementara itu, sidang dengan agenda pembacaan putu san itu berlangsung cukup lama. Sebelum pembacaan putusan, Jaksa Djoko Susanto masih mengajukan replik atau tanggapan atas pleidoi (pembelaan) yang disampaikan para penasihat hukum terdakwa Kamis lalu (13/12). Dalam repliknya, Jaksa Djoko menolak semua pleidoi yang disampaikan penasihat hukum terdakwa. Bahkan, jaksa ter sebut juga meminta majelis hakim mengabaikan semua materi pleidoi tersebut. “Sejak awal, kami sudah menganggap para penasihat hukum tidak sah karena melanggar UU No. 18 Tahun 2003 tentang advokat,” cetusnya.

Loading...

Usai penyampaian replik, ketua majelis hakim Elly Istianawati SH yang didampingi dua hakim anggota I Wayan Gede Rumega SH dan Tenny Erma Suryathi SH langsung melanjutkan sidang dengan pembacaan putusan. “Saudara terdakwa, jaksa, dan penasihat hukum, apa sudah siap bila dilanjutkan dengan pembacaan putusan?” tanya Elly dan diiyakan terdakwa, jaksa, dan penasihat hukum terdakwa. Tidak semua amar putusan di bacakan, terutama hasil pemeriksaan 17 saksi yang pernah di hadirkan dalam persidangan. Majelis hakim secara bergantian hanya membacakan fakta-fakta persidangan yang dirangkum dari hasil pemeriksaan para saksi.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2