Bule Eropa Menikmati Pecel Pitik di Ritual Tumpeng Sewu 2017

0
738
Bule menikmati Pecel Pitik di Selametan Tumpeng Pitu, Banyuwangi. (Foto: detik.com)

BANYUWANGI – Puluhan bule dari Eropa nampak menikmati kuliner khas Banyuwangi, Pecel Pitik, saat digelar Selametan Tumpeng Sewu, Desa Kemiren Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Kamis (24/8/2017). Meski kepedesan, mereka mengaku masakan yang hanya bisa ditemui saat upacara adat dan ritual ini sangat lezat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“It’s spicy but delicious. I never had Indonesian traditional food like this before,” ujar Morgan, salah satu bule dari Perancis kepada detikcom.

Bule menikmati Pecel Pitik di Selametan Tumpeng Pitu, Banyuwangi. (Foto: detik.com)

Menurut wanita yang baru saja menikmati pemandangan Kawah Ijen ini, suatu kehormatan bagi dirinya yang bukan siapa-siapa bisa menikmati dan mengikuti kegitan ritual. Apalagi bisa makan bersama dengan hanya menggunakan tangan dan dengan piring daun pisang. “Amazing. Agak sulit makan dengan hanya menggunakan tangan. Saya tidak menyangka ikut dalam kegiatan tradisional seperti ini,” tambahnya.

Loading...

Hal yang sama diungkapkan oleh Kevin. Bule asal Jerman ini juga mengaku senang dengan rasa masakan yang dibuat oleh warga Kemiren. Bumbu masakan sangat jarang dirasakannyasaat diriny di negaranya. “Di Jerman tidak ada masakan seperti ini. Saya hanya merasakan rendang di Jerman,” tambahnya.

Puluhan bule ini berkumpul dan makan bersama dengan masyarakat tepat di depan Balai Desa Kemiren. Mereka tak canggung saat disuguhi makanan saat ritual ini berlangsung. Sesekali mereka juga mengabadikan makanan khas yang berbahan ayam kampung dan bumbu kacang tersebut. Mereka bersila mengikuti kegiatan tersebut hingga usai.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last