Cabai Tembus Rp 30 Ribu

0
147

cabeDampak Kemarau Berkepanjangan
BANYUWANGI – Musim panas di Banyuwangi benna-benar memberi dampak buruk bagi petani. Hasil panen yang menurun, membuat pedagang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Akibatnya, komoditas hasil pertanian baik sayuran, palawija maupun rempah-rempah harganya meningkat. Seperti beras misalnya, dua minggu yang lalu harga beras meningkat dari harga Rp. 8500 menjadi Rp 9500 dalam satu ki logram (kg).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Selain beras, beberapa jenis sayuran pun mengalami kenaikan harga dua kali lipat. Seperti buncis yang tadinya Rp 5000 kini naik menjadi Rp 8000. Begitu cabai yang seminggu lalu harga berkisar dalam Rp 24 ribu hingga Rp 28 ribu. Minggu kemarin (2/11) harga cabai kembali merangkak dua ribu sehingga menjadi Rp 30 ribu. “Tidak hanya cabai besar cabai rawit juga ikut naik, sekarang 26 ribu, padahal tadi Rp 20.000,” ujar Misnawati, 56. 

Sejumlah pedagang lainnya mengeluhkan kenaikan harga merica. Seperti Misnah, 36 misalnya ia mengatakan baru pertengahan bulan lalu, harga merica naik dari harga Rp 120.000 menjadi Rp 160.000 ribu. Namun empat hari yang lalu harga merica naik lagi menjadi Rp 180.000 Pedagang juga kesulitan mencari jahe berkualitas baik. “Ada jahe, tapi jelek kualitasnya, namun harganya sama seperti harga jahe yang kualitas bagus,” keluh Misnah. (radar)

Loading...